Breaking News:

Kakek dan Nenek di Manggarai Pasien Covid-19 Meninggal Dunia, Total 24 Orang 

Peningkatan jumlah kasus kematian Covid-19 diikuti pula dengan peningkatan jumlah pasien yang terpapar Covid-19. 

POS-KUPANG. COM/ROBERT ROPO
Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lody Moa 

Kakek dan Nenek di Manggarai Pasien Covid-19 Meninggal Dunia, Total 24 Orang 

POS-KUPANG.COM | RUTENG--Sedih! 2 orang lagi warga Kabupaten Manggarai yang Terkonfirmasi Positif Covid-19 meninggal dunia. Kini total warga Manggarai pasien Covid-19 yang meninggal dunia sudah sebanyak 24 orang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai Lody Moa, Kepada POS-KUPANG.COM, Senin 3 Mei 2021 mengatakan, Kabupaten Manggarai kembali mencatatkan penambahan jumlah kasus kematian warganya akibat Covid-19. 

Peningkatan jumlah kasus kematian Covid-19 diikuti pula dengan peningkatan jumlah pasien yang terpapar Covid-19. 

Baca juga: Dinas PKH Kabupaten Manggarai Barat Akan Uji Coba Program Bantuan Bibit Babi Bagi Peternak

Dikatakan Lody, pada Jumat, 30 April 2021 dan  Sabtu, 1 Mei 2021, tercatat ada 2 kasus kematian akibat Covid-19, penambahan 2 kasus kematian akibat Covid-19, menambah deretan panjang angka kematian, sejak pandemi Covid-19 menyerang Warga Masyarakat di Kabupaten Manggarai, dengan total kasus kematian Covid-19, mencapai angka 24 kasus kematian.

Dijelaskan Lody, adapun kedua pasien Covid-19 yang baru meninggal dunia itu yakni pertama, Ny AA (78) beralamat Kumba, Kecamatan Langke Rembong. Ny AA masuk rumah sakit (MRS) tanggal 26 April 2021, dengan gejala sakit demam. Hasil pemeriksaan RDT-Ag terkonfirmasi positif Covid-19.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat meninjau Desa Pasir Putih di Pulau Messah, Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat NTT, Sabtu, 1 Mei 2021.
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat meninjau Desa Pasir Putih di Pulau Messah, Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat NTT, Sabtu, 1 Mei 2021. (POS-KUPANG.COM/DOK.HUMAS NTT)

Almahrum Ny AA sempat mendapatkan perawatan dan pengobatan selama 6 hari di Ruang Isolasi RS dr. Ben Mboi Ruteng. Almarhumah meninggal dunia Sabtu, 1 Mei 2021 pukul 21.45 Wita. Jenazah Almahrum dimakamkan  mengikuti Protokol Covid-19 dan dimakamkan di tempat pemakaman Umum Kumba, Kecamatan Langke Rembong.

Baca juga: Puluhan Warga di Nggalak Leleng Kabupaten Manggarai Timur Diduga Keracunan Makanan

Kedua pasien yang baru meninggal dunia itu, Almarhum Tn DM (70) dengan alamat Lalong, Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai. Tn DM masuk rumah sakit, Jumat, 27 April 2021 pukul 22.40 Wita.

Almarhum mengeluh nyeri dada selama 3 hari, sesak nafas selama seminggu dan sesak memberat selama 1 hari, disertai batuk dan demam selama 3 hari. Hasil pemeriksaan RDT-Ag terkonfirmasi positif Covid-19. 

Almahrum Tn DM, mendapatkan perawatan selama 4 hari di ruang isolasi RSUD dr. Ben Mboi. Namun, Tn DM menghembuskan nafas terakhir, Jumat (30/4/2021) pukul 06.48 Wita. Jenazah Almahrum Tn DM dimakamkan mengikuti Protokol Covid-19, ditempat pemakaman keluarga di Lalong Kecamatan Wae Ri'i.

Lody juga menjelaskan, Sampai dengan hari Minggu 2 Mei 2021 Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai melaporkan ada 24 kasus kematian akibat Covid 19 dan tercatat menginfeksi 2.095 orang. Warga masyarakat yang sedang menjalankan Isolasi dan karantina Mandiri di Rumah akibat terpapar Covid-19 ada 174 orang dan yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 tercatat 1.896 orang.

Baca juga: Gelar Musorkab, Yeremias Unggas Resmi Ketua Harian KONI Kabupaten Manggarai Barat

Dikatakan Lody, mempertimbangkan angka kesakitan dan angka kematian akibat Covid-19 yang terus bergerak naik di Kabupaten Manggarai, Satgas Covid-19, terus melakukan giat pencegahan dan pendidikan Kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk peduli dan patuhi Protokol Kesehatan dengan menjaga jarak, memakai Masker, mencuci tangan, mengurangi mobilitas yang tidak perlu, jaga Ventilasi Rumah yang baik, jaga pola hidup bersih dan sehat.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat meninjau proyek desalinasi air tawar di Desa Papagarang, Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat NTT, Sabtu, 1 Mei 2021.
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat meninjau proyek desalinasi air tawar di Desa Papagarang, Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat NTT, Sabtu, 1 Mei 2021. (POS-KUPANG.COM/DOK.HUMAS NTT)

Satgas Covid-19 terus melakukan giat Surveilans, Testing, Penelusuran dan pelacakan kontak kasus, penyemprotan desinfektan, melakukan isolasi dan Karantina bagi warga yang terpapar Covid-19, agar Infeksi dan penularan Covid-19 bisa teratasi, demi menyelamatkan kehidupan Masyarakat.

Lody juga menyampaikan, Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai meminta seluruh warga masyarakat untuk tetap Waspada, serta Disiplin mengikuti Protokol Kesehatan dan patuhi himbauan serta instruksi pemerintah.  Disiplin menjalani protokol kesehatan merupakan salah satu kunci sukses mengatasi pandemi Covid-19 di Kabupaten Manggarai.

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Manggarai Terima Penghargaan Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenkes RI

 "Mari, kita putuskan mata rantai Penularan Covid-19, demi kesehatan, keselamatan dan kehidupan bersama.
Mewujudkan Masyarakat Manggarai yang sehat dan terbebas dari Covid-19 adalah tanggung jawab kita bersama. Ayo kita bisa,"pinta Lody. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)
 

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved