Breaking News:

Bocah 5 Tahun Asal Amarasi Timur Kabupaten Kupang Ditemukan Tewas di Kolam Ikan

Dari hasil periksa/visum luar di Puskesmas Pakubaun, dinyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Kapolres Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung (tengah) 

Bocah 5 Tahun Asal Amarasi Timur Kabupaten Kupang Ditemukan Tewas di Kolam Ikan

POS-KUPANG.COM I KUPANG--Maurit Taopan (5)-warga RT 010 / RW 003, Dusun 4 Kampung Koka, Desa Pakubaun Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten  Kupang, Jumat 30 April 2021 ditemukan tewas di Kolam ikan.

Korban Maurit tewas setelah sebelum kejadian bersama dua saudaranya mendatangi kolam ikan untuk mandi.

Dari hasil periksa/visum luar di Puskesmas Pakubaun, dinyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kapolres Kupang, AKBP Aldinan Manurung menyampaikan ini melalui Paur Humas, AIPDA Randy Hidayat kepada Pos-Kupang, Minggu 2 Mei 2021.

Baca juga: Jelang Hari Buruh 1 Mei 2021, Kapolres Kupang Kota Akan Berlakukan Swab Massal Bagi Pendemo

Dikatakan Randy, sesuai laporan yang dia terima dari Polsek Amarasi Timur bahwa pada Jumat (30/4)  sekitar Pukul  08.00 Wita bertempat di RT 010 / RW 003 Dusun 4, Kampung Koka, Desa Pakubaun ditemukan  orang tenggelam di kolam ikan. 

Kolam ikan yang menjadi TKP ditemukan korban Maurit Taopan (5) warga Dusun 4 Kampung Koka, Desa Pakubaun Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten  Kupang, Jumat 30 April 2021
Kolam ikan yang menjadi TKP ditemukan korban Maurit Taopan (5) warga Dusun 4 Kampung Koka, Desa Pakubaun Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Jumat 30 April 2021 (POS KUPANG.COM/ISTIMEWA)

Lokasi kejadian tepat di  belakang rumah  Melkias Taopan (81)  warga RT 011 / RW 003 Dusun 4 Koka, Desa Pakubaun, Amarasi Timur

Adapun saksi dari kejadian ini,  Melkias Taopan,  Epatzodiktus Namah (41), warga RT  011/RW 003 Dusun 4 Desa Pakubaun, Makdalena Taopan (59), Yifdea Taopan-Batmaro (31)  warga RT  010 / RW 003 Desa Pakubaun dan  Abidan Abimelek Taopan (37) warga RT  010/ RW 003 Desa Pakubaun.

Baca juga: Tangani 2 Dari 3 Kasus Terkait Insiden di Matani-Penfui Timur, Polres Kupang Tahan 1 Tersangka

Adapun kronologis kejadian, tutur Randy, pada Jumat 30 April 2021 sekitar Pukul  07. 00 Wita Korban bersama dua saudaranya atas nama Mawar Taopan ( sdr kembarnya ) berusia  5 tahun dan Bungsu Taopan (3), pergi ke kolam ikan dengan tujuan untuk mandi.

Satu jam kemudian saudara kembar korban,  Mawar Taopan melaporkan kepada saksi Melkias Taolan 
bahwa korban Maurit tidur. Kemudian Melkias yang juga kakek korban menuju ke kolam ikan melihat korban dalam keadaan tengkurap di dalam kolam ikan.

Atas kejadian ini, saksi Epatzodiktus dan Makdalena kemudian datang dan membawa korban menuju Puskesmas Pakubaun untuk mendapatkan pertolongan. Namun sampai di puskesmas  korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. 

Baca juga: Kapolres Kupang Bantu Korban Bencana Tanah Longsor di Desa Tunbaun

Sesuai catatan, lanjut Randy, kejadian tersebut baru dilaporkan ke Polsek Amarasi Timur oleh orangtua korban atas nama  Abidan Abimelek Taopan pada  Sabtu 1 Mei 2021  Pukul 12.00 Wita. 

Pada Jumat (30/4) sekitar Pukul  09.00 Wita korban di periksa/visum luar di Puskesmas Pakubaun dinyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dari informasi di TKP,  Korban lahir dengan kondisi tidak normal dan menjalani masa hidupnya selama 5 tahun bersama orang tua, opa dan oma. 

Baca juga: Bersihkan Sampah Pasca Bencana, Polres Kupang Kota Kerahkan Alat Berat dan Truk Pengangkut Sampah

Atas kejadian tersebut, keluarga korban menerima kematian korban adalah musibah dan tidak bersedia dilakukan autopsi dan tidak bersedia untuk dilakukan proses hukum.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved