Breaking News:

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik, Senin 3 Mei 2021: Jalan Hidup

Yesus tahu bahwa hidup yang sesungguhnya adalah hidup di Rumah Bapa, dan supaya sampai ke Rumah Bapa, jalan kebenaran yang harus dilalui

Foto pribadi
RD. Frid Tnopo 

Renungan Harian Katolik, Senin 3 Mei 2021: Jalan Hidup (Yohanes 14:6-14)

Oleh: RD. Frid Tnopo

POS-KUPANG.COM - Banyak orang yang sibuk ketika ditanya untuk apa sibuk, jawabannya adalah mengejar hidup. Apakah hidup yang sekarang kurang baik atau bahkah tidak baik? Hidup yang sekarang ini bukan tidak baik, tetapi hidup yang sesungguhnya adalah bukan hidup yang sekarang. Ada hidup yang lain yang perlu diusahakan sekuat tenaga karena dia berada di "negeri seberang". Itulah hidup yang menjadi tujuan manusia.

Demi mencapai hidup yang sesungguhnya itu, manusia menempuh berbagai macam cara. Tentu semua cara yang dipandangnya halal. Memeras otak siang dan malam, bekerja membanting tulang hingga berpeluh keringat bahkan darah, beriman sekalipun terkadang indra dan akal budi membatasinya, semuanya demi mencapai hidup yang lebih baik dan bermartabat.

Terkadang manusia harus jatuh ke dalam tubir kekelaman dan merasa seolah hidup akan berakhir dalam kebinasaan. Namun terkadang pula datang seberkas cahaya harapan, manusia bangkit dan berjuang lagi menuju hidup baik yang diidam-idamkan. Untuk mencapi hidup itu manusia harus terus berjalan, bahkan terkadang harus berlari agar dapat menggapainya. Ada jalan yang harus dilalui, namanya jalan kebenaran.

Pertanyaannya, di manakah hidup yang sesungguhnya itu? Ini adalah sebuah pertanyaan fundamental yang patut kita ketahui jawabannya. Namun kepada siapa kita harus bertanya?

Thomas tahu, pertanyaan dan jawabannya ada pada Yesus. Dalam Injil Yohanes bab 14 wejangan tentang Rumah Bapa, di sana Thomas bertanya (ayat 5) dan Yesus menjawab (ayat 6).

Kata Thomas: Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi, jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ? Yesus berkata kepada Thomas: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.

Kalimat jawaban Yesus itu kalau dipisah maka ada tiga predikat penting yang melekat pada pribadi-Nya yakni: Akulah Jalan, Akulah Kebenaran dan Akulah Hidup. Namun ketiga-tiganya tidak bisa dipisahkan satu sama lain, melainkan melekat dan terjalin erat dalam satu pribadi yakni pribadi Yesus Kristus.

Yesus tahu bahwa hidup yang sesungguhnya adalah hidup di Rumah Bapa, dan supaya sampai ke Rumah Bapa, jalan kebenaran yang harus dilalui adalah Diri-Nya sendiri. Mengenal Yesus sama dengan mengenal Bapa, mendengarkan Yesus sama dengan mendengarkan Bapa, percaya kepada Yesus sama dengan percaya kepada Bapa, hidup bersama Yesus sama dengan hidup bersama Bapa, membiarkan Yesus meresapi seluruh alur kehidupan kita sama dengan mempersilakan Bapa menjamah seluk-beluk hidup kita.

Dunia menghadirkan aneka prototipe manusia yang baik dan sukses hidupnya, yang menjadi idola bagi sebagian manusia untuk ditiru dan diikuti. Ada fenomena fans dan followers yang digandrungi manusia zaman sekarang karena ditopang media massa. Namun segemerlap apa pun cahaya orang itu, Yesus Kristus harus tetap menjadi idola dan panutan setiap orang Kristen. Kita harus yakin bahwa hanya Yesus-lah Jalan dan kebenaran dan hidup kita.

Hidup tidak bisa digantungkan pada manusia. Hidup semestinya diserahkan kepada penyelenggaraan Ilahi. Jalan hidup sering kali tertutup oleh karena keterbatasan kita maka hidup yang sering tertutup harus dipasrahkan kepada yang Tak Terbatas agar banyak jalan bisa terbuka lebar menuju hidup yang sesungguhnya.

Saya percaya, jalan hidup yang baik ditentukan oleh pandangan hidup yang baik pula. Jangan melihat terlalu dekat di depan mata nanti kehilangan keseimbangan. Biarkanlah jalan hidupmu dipimpin oleh pandanganmu yang jauh menjangkau segala kebaikan dan kebenaran.Tuhan memberkati. Salve*

Simak juga video renungan harian katolik berikut:

Baca artikel-artikel renungan harian katolik lainnya DI SINI

Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved