Breaking News:

KB Bukopin Konsisten Lanjutkan Transformasi di New Normal

KB Bukopin berusaha merekonstruksi bisnis setelah mengalami perubahan pengendalian dan sebagai upaya mengatasi dampak pandemi Covid-19

KB Bukopin Konsisten Lanjutkan Transformasi di New Normal
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
KB Bukopin Konsisten Lanjutkan Transformasi di New Normal

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sebagai bagian dari industri perbankan, KB Bukopin berusaha merekonstruksi bisnis setelah mengalami perubahan pengendalian dan sebagai upaya mengatasi dampak pandemi Covid-19. KB Bukopin terus melakukan pembenahan dan inovasi guna mencapai target besar di 2025. Hal ini didukung penuh oleh Pemegang Saham Pengendali, KB Kookmin Bank dan ultimate shareholder KB Financial Group.

"Sebetulnya momen krisis di tahun 2020 menjadi momentum tepat bagi kami melakukan transformasi secara total," jelas Rivan Purwantono, Presiden Direktur KB Bukopin, di Jakarta, Jumat (30/4/2021).

"KB Bukopin sedang melakukan penyesuaian strategi pasca KB Kookmin Bank resmi menjadi PSP dengan kepemilikan mayoritas 67 persen pada September 2020. Perbaikan kita lakukan di seluruh lini, seluruh manajemen dan karyawan terlibat dan memegang peranan penting dalam transformasi ini. Belum lagi kita juga didampingi tim KB Kookmin Bank yang membantu penerapan standar grup KB, sehingga ke depannya kita menjadi jauh lebih kuat," ujar Rivan dalam rilisnya yang diterima POS-KUPANG.COM, Sabtu (1/5/2021) malam.

Baca juga: Pemerintah Bayar THR 2021

Baca juga: Bahagianya 9 Zodiak ini Hari ini Minggu 2 Mei 2021, Aquarius Ada Kejutan Romantis,Cancer Penuh Cinta

Rivan menjelaskan, bahwa penurunan aset dan koreksi pada kinerja, selain dampak dari pandemi juga disebabkan krisis “infodemi” atau banyaknya hoaks dan pemberitaan negatif yang terjadi mulai Maret 2020, hampir bersamaan dengan masuknya Covid-19 di Indonesia

"Ini adalah titik terendah bagi kami, begitu banyak hantaman yang kami hadapi, tapi dengan kokoh bersama mengatasi berbagai tantangan dan memulihkan kepercayaan masyarakat, kami akan kembali bangkit lebih kuat. Memasuki tahun 2021 kondisi ini sudah membaik, dan transformasi yang dilakukan sudah on track dan sesuai dengan business plan yang telah dirancang hingga 2025," sambung Rivan.

Terkait kinerja keuangan Rivan menyampaikan bahwa pelambatan bisnis di KB Bukopin pun tidak bisa dihindari karena terdampak pandemi Covid-19. Restrukturisasi kredit tercatat mencapai Rp24 triliun, sekitar 30 persen dari total kredit yang disalurkan bank. Dalam kondisi penuh kehati-hatian tersebut, Perseroan memilih fokus pada perbaikan aset eksisting dan sangat selektif dalam penyaluran kredit, Kondisi tersebut menurut Rivan berdampak pada total asset yang secara year on year terjadi penurunan sekitar 19 persen.

Baca juga: RAT ke 32, Puskopdit Bekatigade Timor Dorong Digitalisasi Koperasi

Baca juga: Suasana Saat Bupati Agas Pantau Kondisi Para Korban Keracunan Makanan di Nggalak Leleng

Dari sisi profitabilitas sendiri, Perseroan melanjutkan komitmen mitigasi risiko kredit sehingga pembentukan CKPN ditingkatkan hingga mencapai Rp4,7 triliun atau naik 175 persen dibandingkan Desember 2019. Hal ini berdampak pada penurunan CAR, namun demikian penguatan modal sudah menjadi komitmen dari Pemegang Saham Pengendali – KB Kookmin Bank.

Selain publikasi Laporan Keuangan Audit 2020 dan Interim Maret 2021, Perseroan juga 
mempublikasikan Laporan Keuangan Induk Usaha yaitu KB Kookmin Bank. Perseroan telah mencapai beberapa milestone perbaikan dan recovery lebih lanjut di tahun 2021.Diantaranya peningkatan simpanan nasabah dengan biaya dana yang lebih rendah, sedangkan BOPO secara year to date turun. Naiknya dana pihak ketiga didominasi dengan sentimen positif 
dari lini Korean Desk yang pada posisi Maret 2021 telah mencapai Rp2,4 triliun dan ditargetkan terus tumbuh untuk memperkaya diversifikasi nasabah KB Bukopin.

Seperti diketahui, transformasi dimulai sejak September 2020 lalu dengan berbagai inisiatif dan inovasi yang membantu recovery dan improvement berbagai aspek Perseroan. Di sisi bisnis, misalnya, KB Bukopin telah menjalankan strategi Good Bank yang fokus pada perluasan bisnis dengan kualitas aset yang baik dan stabil, seperti kredit pensiunan, strategic partnership untuk memperluas bisnis retail untuk produk KPR, multifinance, credit card, payroll, termasuk perluasan market ke Korean link business, dan lainnya.

Terkait kesiapan digital banking, Perseroan tengah mematangkan strategi jangka pendek seperti integrasi aplikasi Wokee dengan tabungan Siaga, pengaktifan QR code, simplikasi proses KYC, cardless withdrawal, dan lainnya. Sedangkan transformasi digital untuk jangka panjang dilanjutkan hingga KB Bukopin memiliki sistem yang canggih dan cepat seperti halnya KB Kookmin Bank, yang sistem IT nya dikembangkan sendiri 
dan akan diadaptasi oleh Perseroan.

"Transformasi total ini terus berlanjut dengan dilakukan bersama manajemen dan karyawan KB Bukopin. Kami terus melakukan inovasi untuk percepatan perbaikan kinerja. Dengan semangat ini, kami percaya bisa menjadi Bintang Finansial Indonesia," tutup Rivan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Berita Kota Kupang

Penulis: F Mariana Nuka
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved