Breaking News:

ALIM Kota Kupang Gelar Aksi Sampaikan 22 Tuntutan di Hari Buruh

ALIM Kota Kupang menyampaikan 22 tuntutan saat menggelar aksi di perempatan lampu lalu lintas El Tari

POS KUPANG.COM/IRFAN HOI
Kepala dinas Kopnaketrans NTT, Sylvia R. Peku Djawang, SP, MM saat memberi sambutan dalam peringatan hari buruh sedunia, 2021. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG-Memperingati Hari Buruh, Aliansi Individu Merdeka ( ALIM) Kota Kupang menyampaikan 22 tuntutan saat menggelar aksi di perempatan lampu lalu lintas El Tari, Sabtu (1/5/2021).

Koordinator Lapangan ALIM Kota Kupang, Oky Seran menyebut, pertama adalah upah layak, jaminan sosial, dan kesehatan bagi kaum buruh. Kedua adalah penghentian kriminalisasi terhadap kaum buruh.

Berikutnya, mendesak agar tidak adanya PHK massal dan sahkan RUU PKS. Mereka juga mendesak agar penghentian pembungkaman ruang demokrasi di muka umum.

"Kami hadir di sini menjalankan demokrasi itu sendiri. Telah tercatat dalam undang-undang bahwa hak berbicara di muka umum itu dilindungi," teriak salah satu peserta aksi.

Baca juga: Surga Tersembunyi di Manggarai Timur, Menikmati Sunrise dari Tepi Pantai Toka

Baca juga: Parodi Situasi Minggu, 02 Mei 2021 Saya adalah Buruh

Selanjutnya, mereka meminta agar hak-hak buruh perempuan dipenuhi dan menghentikan pelecehan seksual terhadap buruh. ALIM Kota Kupang juga meminta untuk mencabut Omnibus Law dan menghentikan represifitas terhadap gerakan rakyat tertindas.

"Perempuan selalu ditindas dan dieksploitasi. Untuk masuk kerja saja harus lihat tinggi badan dan postur tubuh," keluh salah seorang perempuan peserta aksi.

ALIM Kota Kupang juga mendesak Pemerintah Provinsi NTT untuk segera mengembalikan hak tanah ulayat masyarakat Besipae dan menuntaskan masalah eks Timtim. Mereka juga meminta agar menghentikan operasi tambak garam di Malaka dan menghentikan pembangunan Jurasic Park di Taman Nasional Komodo.

Aksi yang digelar sejak pukul 11.00 Wita itu diikuti belasan anak muda ALIM Kota Kupang. Mereka tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan hand sanitizer. Aksi ini dijaga ketat oleh pihak kepolisian.

Posko Pengaduan THR

Sementara Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kopnaketrans) Provinsi NTT secara resmi membuka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) di Kantor Kopnaketrans NTT, jalan Basuki Ramhat, Oepura kota Kupang.

Baca juga: BI NTT Dukung GBBI di Labuan Bajo

Baca juga: Gempa 4.9 SR di Tambolaka Dirasakan Juga di Bima NTB

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved