Breaking News:

Masa Tanggap Darurat Selesai, Pemda Flotim Siapkan Rumah Alternatif untuk Warga di Posko Pengungsian

Sebelum rumah bantuan dibangun, pemerintah berupaya memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak untuk ditempati sementara. 

POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon saat mengunjungi korban bencana di desa Oyangbarang, Kecamatan Wotan Ulu Mado, Pulau Adonara 

Masa Tanggap Darurat Selesai, Pemda Flotim Siapkan Rumah Alternatif untuk Warga di Posko Pengungsian

POS-KUPANG.COM| ADONARA-- Pemerintah kabupaten Flores Timur memperpanjang masa tanggap darurat hingga 1 Mei 2021, hari ini. Meski demikian, korban bencana hingga kini masih menempati posko pengungsian. 

"Akses jalan masih putus dan rumah warga yang rusak belum diperbaiki, itu menjadi alasan pemerintah memperpanjang masa tanggap darurat," ujar Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon kepada wartawan saat mengunjungi korban bencana di desa Oyangbarang, Kecamatan Wotan Ulu Mado, Pulau Adonara, Kamis 29 April 2021. 

Menurut dia, pemerintah sedang melakukan persiapan merelokasi warga dengan pembangunan 300 unit rumah. Sebelum rumah bantuan dibangun, pemerintah berupaya memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak untuk ditempati sementara. 

Bupati Flotim, Anton Hadjon saat mengunjungi korban bencana alam di Desa Oyang Barang, Kecamatan Wotan Ulu Mado, Pulau Adonara
Bupati Flotim, Anton Hadjon saat mengunjungi korban bencana alam di Desa Oyang Barang, Kecamatan Wotan Ulu Mado, Pulau Adonara (POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA)

Baca juga: Bupati Flotim Kurangi Jam Kerja Tenaga Kontrak Perkantoran, Simak Besaran Pemotongan Gaji

"Sekarang harus dipastikan soal nasib warga di posko pengungsian. Saat ini pendataan masih berjalan. Rumah kosong diperbaiki untuk ditempatkan sementara. Ada juga beberapa rumah korban kita perbaiki. Kalau rumah belum cukup, kita lakukan  penyekatan gedung sekolah dan kantor desa, supaya warga bisa hidup bisa normal, sambil menunggu pembangunan rumah dari pemerintah," katanya. 

Untuk diketahui, ada tiga wilayah di pulau Adonara terdampak parah bencana badai siklon tropis seroja pada Minggu 4 April 2021  lalu.

Diantaranya, Desa Nelelamadike kecamatan Ile Boleng, Desa Waiburak kecamatan Adonara Timur dan Desa Oyangbarang kecamatan Wotan Ulu Mado.

Baca juga: Ratapan Istri Korban Bencana Saat Bertemu Bupati Flotim : Tolong Cari Suami, Biar Hanya Tulang

Bupati Flotim saat mengunjungi korban bencana banjir di Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Flores Timur usai kejadian.
Bupati Flotim saat mengunjungi korban bencana banjir di Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Flores Timur usai kejadian. (POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA)

Badai itu mengakibatkan 72 warga meninggal dunia, 28 luka-luka 2 hilang, 3.180 mengungsi dan  2.637 korban terdampak. Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved