Breaking News:

Penanganan Covid

Satu Pasien Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur Meninggal Dunia, Simak datanya

Satu Pasien Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur Meninggal Dunia, Simak datanya

Freepik via Tribunnews
ILUSTRASI Corona Virus 

Satu Pasien Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur Meninggal Dunia, Simak datanya

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/WAINGAPU --Satu lagi pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur meninggal dunia pada Kamis  (29/4/2031)

Saat ini total pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di Sumba Timur sudah mencapai 34 orang.
Sesuai data dari Posko Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, yang diperoleh menyebutkan, ada tambahan satu pasien Covid-19 yang meninggal dunia pada Kamis  (29/4).

Pasien yang meninggal dunia itu berasal dari Kecamatan Kambera. Bertambahnya kasus meninggal dunia itu maka, saat ini sudah ada 34 pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Sementara itu hasil pemeriksaan delapan sampel secara Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM) terhadap 22 sampel diperoleh 10 sampel positif ( 1 kasus lama, 9 kasus baru) dan 12 sampel negatif.

Sedangkan  pemeriksaan Rapid Antigen terhadap 83 sampel, diperoleh hasil  7 sampel positif dan 76 sampel negatif.
Penambahan kasus positif sebanyak 16 kasus terdiri dari Kecamatan Kota Waingapu 9 kasus, Kambera 2 kasus, Pandawai 3

kasus dan Kecamatan  Kanatang 2 kasus. 
Adanya penambahan kasus positif Covid-19 itu, maka Total pasien Covid-19 di Sumba Timur saat ini sudah mencapai  1.150 orang. Dari 1.150  itu, sudah 34 orang meninggal dunia, 787 pasien sembuh dan 329 pasien masih dalam perawatan.
Sementara  ada tujuh kasus dinyatakan sembuh berasal dari Kota Waingapu 3 kasus,  Kambera 2 kasus dan Kecamatan Kanatang 2 kasus.

Jumlah sampel yang diambil untuk diperiksa secara PCR, TCM dan rapid antigen sebanyak 6.730

 Dari jumlah itu, hasil laboratorium 4.755 sampel negatif, 1.853 sampel terkonfirmasi positif dan 122 sampel belum ada hasil pemeriksaan secara PCR dan TCM.

Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, S.IK mengakui, kasus Covid-19 di Sumba Timur melonjak, bahkan kasus meninggal dunia pun bertambah.

Menurut Handrio, perlu ada pengawasan ketat terhadap pasien yang melakukan Isolasi mandiri di rumah.

"Perlu ada pengawasan yang ketat terhadap pasien yang isolasi mandiri. Karena itu, Dinas Kesehatan perlu menyampaikan identitas dan alamat dari pasien positif yang isolasi mandiri agar bisa diawasi," kata Handrio.

Dikatakan, pengawasan itu bisa dilakukan oleh masyarakat sekitar, RT/RW, lurah/kepala desa hingga camat. "Dinas Kesehatan melalui petugas di puskesmas juga lakukan pengawasan sehingga benar-benar pasien yang isolasi itu tidak berkeliaran," katanya. *)

Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M:
Wajib memakai masker,
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan
Wajib mencuci tangan dengan sabun 

Baca juga: Persipura Lolos Piala AFC Tanpa Play-Off, Boaz Salossa Katakan Mutia Hitam Persiapan Lebih Panjang\

Baca juga: Begini Kata Mantan Bek Tira Persikabo Aditya Putra Dewa Tampil di Liga 2 Bersama PSIM Yogyakarta

Kapolres Sumba Timur AKBP Handrio Wicaksono, S.IK
Kapolres Sumba Timur AKBP Handrio Wicaksono, S.IK (POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru)
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved