Veronica Tan Singgung Soal Berbuka Puasa di Bulan Ramadan, Daud Putra Ahok Ini Curi Perhatian

Veronica Tan Singgung Soal Buka Puasa, Putra Ahok Ini Curi Perhatian! Bagaimana Suami Puput Nastiti Devi?

Penulis: Hasyim Ashari | Editor: Hasyim Ashari
POS-KUPANG.com
Veronica Tan Singgung Soal Berbuka Puasa di Bulan Ramadan, Daud Putra Ahok Ini Curi Perhatian 

Veronica Tan Singgung Soal Buka Puasa, Putra Ahok Ini Curi Perhatian! Bagaimana Suami Puput Nastiti Devi?

POS-KUPANG.COM - Veronica Tan mendadak menyinggung soal berbuka puasa di Bulan Ramadhan 2021 kali ini.

Ia menyebut ada alternatif untuk umat Muslim berbuka puasa.

Ya sebuah produk makanan yang diiklankan oleh putranya, Daud.

Bukan tertarik dengan makanan yang dipromosikan, netizen malah gagal fokus dengan penampilan Daud.

Putra Ahok itu dinilai mulai tumbuh besar dan ganteng.

Baca juga: Penampilan Terbaru Veronica Tan Jadi Sorotan Sampai Sosok Ini Singgung Ahok Suami Puput Nastiti Devi

 

Namun, ada netizen yang malah menilai Ahok justru lebih ganteng dari Daud.

Berikut unggahan lengkap Veronica Tan.

Ini mungkin sebuah solusi cerdas...untuk lauk sehat, enak, bergizi dan cepat, apalagi menjelang puasa.

Juga solusi untuk anak yang walaupun sudah ada makanan di rumah masih saja kurang ya beginilah anak remaja.

@alphaagroindonesia

Unggahan ini pun dibanjiri kometar netizen.

@sufenlie: Daud makin besar, ganteng bangett

@reniyuliyanti29: Daud kok makin gede makin ganteng sih?

@memedwan: Daud pintar promosi, ganteng lagi lebih ganteng dari Papa nya

@pungkydjoelia: Hahahaha iklannya oke beneer, Daud kereeenn

@_naulimoe: Daud dulu masih kecill. Sekarang udh remaja

@jdctambak: Gak ngapain2 aja kocak dia. emang cocok bener jadi pelawak

@dessyhuang: Surely Will try because Of DAUD

@lidia.clarissa25: Kagettt, Daud beda bangettttt  ganteng

@andianitaoktaliana: Jadi ganteng, sampek pangling....pdhl dl bikin gumush.....

@rati_asadra2: Ingetnya waktu diundang sule dia mkn cemilan toplesnya smpe dipangku... skr udah gedeee...@triia.permata @irashinta883

Baca juga: Hampir Tak Dikenali, Begini Penampilan Terbaru Veronica Tan, Eks Ahok BTP Kecoh Netizen, Bikin Syok

@putra.diko1989: Daud cakep banget ya masih inget di acara nya net Daud ngemil permen apa coklat waktu itu masih unyu unyu

* Veronica Tan Singgung Wanita Cantik Sesungguhnya, Mantan Istri Ahok Puji Pengusaha Ternama Indonesia

Veronica Tan semakin eksis meski sudah bercerai dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Melanjutkan hidup seorang diri, Veronica Tan kini disibukkan dengan berbagai kegiatan entrepreneur dan sosial.

Dalam sebuah kegiatan, Veronica Tan terlihat bersama dengan seorang pengusaha wanita sukses di Tanah Air.

"Terima Kasih untuk 50 tahun mempercantik Indonesia. Selamat ulang tahun Ibu Martha Tilaar 4 September 2020. Dan juga selamat ulang tahun ke-50 @martha_tilaar," tulis Veronica Tan di akun Instagramnya.

Baca juga: Veronica Tan Biking Pangling, Ini Penampilan Baru Eks Ahok Rambut dan Polesan Makeup Berubah Drastis

"Terima kasih banyak untuk konsistensi, komitmen, mempercantik tidak hanya perempuan tapi juga Bangsa Indonesia," tulis Veronica Tan lagi.

"Terima kasih juga wujud mempercantik Indonesia terutama perempuannya bukan hanya secara fisik tapi juga batinnya," tulisnya.

"Karena Perempuan Cantik adalah Perempuan yang Berdaya," tulis Veronica Tan lagi.

Veronica Tan juga mengatakan Foto dirinya diambil saat pementasaan Operet Anak Rusun Selendang Arimbi.

"Senang sekali saya bisa duduk dan berbincang dan didukung oleh Perempuan Perempuan hebat Indonesia ini," tulis Veronica Tan.

Unggahan Veronica Tan ini mendapat respon dari beberapa netizen.

@wulan_tilaar: Terima kasih Bu Vero yang juga sangat menginspirasi dan berkontribusi nyata untuk Indonesia. Semoga Ibu tetap sehat, semangat dan bahagia

@vlingsweet08: Kelas memang gk bisa dibohongi,walau pun pisah dari mantan,bu vero tetap bersinar,berkelas,salut bu.

Siapa Martha Tilaar

Mengutip Wikipedia Martha Tilaar (lahir dengan nama Martha Handana di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, 4 September 1937; umur 83 tahun) adalah seorang pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang kosmetika dan jamu dengan nama dagang Sariayu.

Bekerja sama dengan Kalbe Farma, ia membuat perusahaan kosmetika dan jamu Martina Berto.

Selain itu ia juga memiliki usaha kerajinan di Sentolo, Yogyakarta bernama Prama Pratiwi Martha Gallery.

Baca juga: Ingat Veronica Tan? Belum Nikah Lagi Usai Diceraikan Ahok, Penampilan Terbarunya Bikin Syok, Kenapa?

Dia juga memiliki Kampoeng Djamoe Organik di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sebagai kontribusi bagi kota kelahirannya, Gombong, Jawa Tengah, Martha pun meresmikan Roemah Martha Tilaar, yakni rumah masa kecilnya yang telah direnovasi dan ditata ala museum.

Kehidupan awal

Martha lahir di Kebumen, Jawa Tengah pada 4 September 1937.

Ketika kecil, anak sulung dari tiga bersaudara ini justru bertingkah seperti lelaki, enggan merawat diri.

Ibunya, Nyonya Handana, kerap menegurnya lalu menitipkan putrinya pada seorang ahli kecantikan tradisional di Yogyakarta, Titi Poerwosoenoe, yang mengajarinya cara bersolek.

Martha sempat mengajar di Sekolah Dasar selama dua tahun.

Setelah meraih gelar Sarjana Pendidikan dari IKIP Jakarta, ia juga sempat mengajar di alma maternya selama tiga tahun.

Lalu mengikuti suaminya, Dr. Henry A. Rudolf Tilaar, yang bertugas ke Amerika Serikat.

Di sanalah ia belajar mengenai kecantikan. Ia mengambil kuliah kecantikan dan lulus dari Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana, Amerika Serikat.

Ia kemudian bekerja selama tiga tahun di Campes Beauty Salon, Universitas Indiana, Amerika Serikat.

Begitu lulus dari akademi kecantikan, Martha segera membuka praktek salon kecantikan di negeri Paman Sam itu.

Ia membuat selebaran semacam brosur sederhana, mempromosikan jasa layanan salonnya.

Berbagai usaha promosi dilakukan seperti masuk ke kampus-kampus, mendatangi rumah-rumah mantan dosen untuk mendandani para istrinya.

Begitu pula kepada mahasiswa-mahasiswa Indonesia, atau ibu-ibu yang mengikuti suaminya tugas di luar negeri.

Baca juga: Ahok Angkat Suara Soal Zakiah Aini Sebut Kafir, Mantan Suami Veronica Tan: Jangan Dibesar-besarkan!

Setelah kembali ke Jakarta pada tahun 1969, ia membuka salon kecil sederhana di garasi rumah milik ayahnya, dengan ukuran 6 x 4 meter.

Dimulai dari modal 1 juta rupiah di saku, hasil menabung selama tinggal dan bekerja di Amerika Serikat, selain juga sumbangan dari Handana, sang ayah serta adik-adiknya, Ratna dan Bambang, maka, awal tahun 1970, tepatnya tanggal 3 Januari 1970, berdirilah Martha’s Salon.

Ia terus berupaya mengembangkan salonnya itu, dengan membagikan selebaran-selebaran ke lingkungan sekitar, memanjakan para pengunjung salon dan mengajak mereka bercakap-cakap, untuk mendekatkan emosional.

Dengan kedekatan itu, para pengunjung menjadi betah dan menjadi pelanggan tetap salonnya. Dua tahun kemudian, ia membuka salon kedua di Jalan Anggur No. 3 Cipete, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sambil memulai penggunaan merek dagang baru Sariayu Martha Tilaar.

Tahun 1972, ia pun pergi ke Eropa untuk belajar ramu-ramuan. Ia mengunjungi pabrik Yves Rocher di Prancis, Mary Quant di Inggris, dan Hartleben di Jerman Barat.

Kembali ke Indonesia, empat tahun kemudian didirikannya Martha Griya Salon yang memperkenalkan perawatan tradisional.

Menginjak tahun 1977, Martha Tilaar menjajaki kerjasama dengan Theresia Harsini Setiady, dari Kalbe Farma.

Mereka sepakat membuat perusahaan kosmetik dan jamu, bernama PT Martina Berto, dan meluncurkan Sariayu Martha Tilaar sebagai produk pertama.

Dilanjutkan kemudian dengan membuka pabrik kosmetik pertama di Jalan Pulo Ayang, Kawasan Indsutri Pulo Gadung, Jakarta Timur yang diresmikan oleh Nyonya Nelly Adam Malik, istri Wakil Presiden Republik Indonesia saat itu Adam Malik pada 22 Desember 1981.

Baca juga: Istrinya Jadi Olok-olokan Netizen, Ahok Marah Besar, Eks Veronica Tan Bakal Lakukan Hal Ekstrem Ini

Baru berusia dua tahun perusahaan itu mendapat penghargaan tertinggi untuk penampilannya pada The First Asian Beauty Congress and Exhibition, Singapura.

Martha sendiri memperoleh gelar Doktor Kehormatan di bidang Fashion Artistry dari The World University Tucson, Arizona, Amerika Serikat, 1984.

Pada tahun 1983, Martha mendirikan PT Sari Ayu Indonesia, khusus sebagai distributor produk kosmetika Sariayu Martha Tilaar.

Tahun 1986, Martha Tilaar membuka pabrik kedua, kali ini di Jalan Pulo Kambing II/1, masih di area yang sama yakni di Kawasan Industri Pulo Gadung yang kali ini diresmikan oleh Nyonya Karlinah Umar Wirahadikusumah, istri Wakil Presiden Umar Wirahadikusumah.

Sepanjang tahun 1988-1995 PT Martina Berto berkesempatan mengakuisisi sejumlah perusahaan, seperti PT Kurnia Harapan Raya, PT Cempaka Belkosindo Indah, PT Cedefindo, PT Estrella Lab, dan PT Kreasi Boga.

Mengandalkan kekuatan riset dan 37 peneliti di Martha Tilaar's Innovation Center (MTIC), Martha sukses memproduksi merek kosmetika, perawatan tubuh, spa, dan jamu yang dikenal hingga mancanegara.

Sebut saja Sariayu, Caring, Belia, Rudy Hadisuwarno Cosmetics, Biokos, Professional Artist Cosmetics (PAC), Aromatic, Jamu Garden, dan Dewi Sri Spa. Sebagai korporasi, Martha Tilaar Group juga berhasil meraih ISO 9001, ISO 14000, dan Sertifikasi GMP di Asia pada 1996.

Kemudian, pada tahun 1999 Martha Tilaar beserta anggota keluarga berkesempatan membeli seluruh saham PT Kalbe Farma yang ada pada PT Martina Berto

Baca juga: Puput Nastiti Devi Dituduh Pelakor Hingga Ahok Ceraikan Veronica Tan, Mantan Polwan Buka Suara

Sejak saat itulah Martha Tilaar dan keluarga menguasai sepenuhnya saham PT Martina Berto. Bersamaan itu dilakukanlah konsolidasi perusahaan digabungkan ke dalam Martha Tilaar Group.

Pada bulan Juli 2002, Martha Tilaar diberikan penghargaan oleh Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki Moon pada UN Global Compact Leaders Summit di New York karena menjalankan perusahaan yang memiliki program meliputi 10 prinsip etika Global Compact, seperti hak asasi manusia, tenaga kerja, konservasi pengendapan, dan anti-korupsi sejalan dengan delapan Tujuan Pembangunan Milenium.

Kegiatan sosial

Sebagai bentuk keperduliannya terhadap perempuan, Martha mendirikan Yayasan Martha Tilaar.

Ia mendidik banyak wanita dan ibu-ibu tentang kecantikan. Tujuannya agar mereka mengerti kecantikan sehingga bisa merawat diri.

Namun yang terutama agar mereka mempunyai keterampilan tentang kecantikan, sesuatu yang pernah banyak menolong wanita di saat krisis multidimensi melanda bangsa termasuk pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan wanita maupun laki-laki di banyak perusahaan lain.

Bagi Martha Tilaar perempuan adalah pemersatu yang sangat besar perannya bagi keutuhan bangsa. Karena itu ia tak ingin perempuan terbelakang dalam soal pendidikan.

Kehidupan pribadi

Martha menikah dengan Dr. Henry Alex Rudolf Tilaar. Ia pernah divonis mandul oleh ahli obstetri dan ginekologi luar negeri, setelah 11 tahun lebih menikah dan belum dikaruniai anak.

Tapi hal itu tidak membuatnya menyerah. Ia terus berupaya memiliki keturunan melalui cara tradisional.

Selama empat tahun lebih ia rajin mengkonsumsi, jamu-jamuan itu dengan kesabaran dan ketelatenan.

Baca juga: Puput Nastiti Devi Dituduh Pelakor Hingga Ahok Ceraikan Veronica Tan, Mantan Polwan Buka Suara

Pada saat usia 41 tahun, Martha berhenti menstruasi. Dokter menyatakan Martha telah memasuki masa menopause.

Ia sempat sangat sedih, karena apa yang dicita-citakannya tidak mungkin tercapai. Namun, berhentinya datang bulan tersebut ternyata dikarenakan ia mulai mengandung. Martha pun melahirkan anak pertamanya di usia 42 tahun.

Saat ini ia memiliki empat orang anak yaitu Bryan Emil Tilaar, Pinkan Tilaar, Wulan Tilaar, dan Kilala Tilaar.

Riwayat pendidikan dan karier

Pendidikan

SD St. Theresia, Jakarta (1949)

SMP St. Theresia, Jakarta (1955)

SMA St. Ursula, Jakarta (1957)

IKIP, Jakarta (1963)

Kursus Kecantikan di Jakarta (1961-1962)

Academy of Beauty Culture di Bloomington, Indiana, Amerika Serikat (1967-1969)

Kursus-kursus kecantikan di Bangkok, Hong Kong, Tokyo, London, Paris, New York (1975-1984)

Karier

Guru SD di Jakarta (1958-1961)

Dosen IKIP Jakarta (1963-1965)

Karyawan Campes Beauty Salon, Universitas Indiana, Amerika Serikat (1967-1970)

Direktur Puspita Martha (1974-1978)

Presiden Direktur PT Martina Berto

Direktur Martha Salon

Direktur Utama PT Sari Ayu Martha Kosmetika Indonesia (1978-sekarang)

Penghargaan

Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dalam bidang "Fashion and Artistry" dari World University Tuscon, Arizona, Amerika Serikat tahun 1984

American Gold Star Award for Quality, Madrid, Spanyol tahun 1987

Asia Award for The Quality dari kantor Trade Leader’s Club, Madrid, Spanyol tahun 1987

Penghargaan Nasional dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan untuk Puspita Martha Beauty sebagai sekolah model pada bulan Maret 1991

Penghargaan Upakarti atas partisipasi dalam pembangunan industri skala kecil dari Presiden Republik Indonesia pada bulan Desember 1991

Penghargaan Sahwali Award dari PIPLI (Pusat Informasi dan Pengelolaan Lingkungan) pada bulan Desember 1992

Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan, Penghargaan untuk pembangunan Indonesia pada bulan Mei 1993

Penghargaan Redmod-Indonesia Mode Development tahun 1994

Penghargaan The Leading Women Enterpreneurs of The World Award dari Star Group, Monako pada bulan April 1999

Penghargaan “Prijadarshini Award” dari IFWE (International Federation of Women Enterpreneurs), New Delhi pada bulan Februari 2000

Penghargaan dari Herbarium National Netherlands Institution, Universitas Leiden, dengan pemberian nama spesies anggrek yang baru ditemukan di Kalimantan dengan nama Ceologyne Marthae atau “Anggrek Martha Tilaar” pada bulan April 2000

Gelar "Kanjeng Raden Ayu (KRay)" dari Mangkunegara IX, Keraton Solo, Jawa Tengah, Indonesia pada bulan April 2000

Anugerah Teknologi Siddhakretya 2002 atas hasil karya terapan terunggul pada Martha Tilaar Group tahun 2002

Penerima Penganugrahan Gelar Perekayasa Utama Kehormatan dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tahun 2012

Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari Pemerintah Republik Indonesia tahun 2016. (*)

Update berita Verinoca Tan dan Ahok

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved