37 Kasus Covid-19 Bertambah di Kabupaten Sumba Timur
TCM terhadap 67 sampel diperoleh hasil 39 sampel positif ( 12 kasus lama, 27 kasus baru) atau ada 27 sampel terkonfirmasi positif
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
37 Kasus Covid-19 Bertambah di Kabupaten Sumba Timur
POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur saat ini masih terus bertambah. Pada Rabu 28 April 2021, terjadi penambahan 37 kasus.
Data yang diperoleh dari Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, menyebutkan adanya penambahan 37 kasus positif Covid-19 itu berdasarkan hasil pemeriksaan secara Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM) serta hasil rapid antigen.
Hasil Pemeriksaan PCR dan TCM terhadap 67 sampel diperoleh hasil 39 sampel positif ( 12 kasus lama, 27 kasus baru) atau ada 27 sampel terkonfirmasi positif. Sedangkan 28 sampel negatif.
Sementara itu pemeriksaan Rapid Antigen terhadap 262 sampel, diperoleh hasil, 10 sampel positif dan 252 sampel negatif.
Karena itu, pada Rabu 28 April 2021 terjadi penambahan 37 kasus. Ke-37 kasus itu berasal dari Kecamatan Kota Waingapu sebanyak 15 kasus, Kambera 12 kasus, Pandawai 2 kasus, Umalulu 2 kasus, Kanatang 4 kasus dan Kecamatan Lewa 2 kasus.
Baca juga: 741 Pasien Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur Sembuh
Total kasus positif Covid-19 di Sumba Timur saat ini 1.135 kasus.
Dari total itu, sudah 33 kasus meninggal dunia, 780 kasus sembuh dan 322 kasus masih dalam perawatan.
Total sampel yang diperiksa secara PCR, TCM dan Rapid Antigen sebanyak 6.516 sampel dengan hasil, 4.667 sampel negatif dan 1.837 positif.
Sementara itu pada Rabu (28/4) juga ada 13 kasus yang dinyatakan sembuh , yakni dari Kecamatan
Kota Waingapu 1 kasus, Kambera 9 kasus, Pandawai 2 kasus dan Kecamatan Kanatang 1 kasus.
Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H,M.Si mengatakan, saat ini satuan tugas terus melakukan operasi atau patroli setiap hari.
Baca juga: Di Wilayah Kabupaten Sumba Timur, Saluran Irigasi di Malumbi dan Lambanapu Masih Kering
"Operasi hari pertama saya ikut dan memang banyak yang tidak memakai masker. Setelah hari kedua dan seterusnya sudah berkurang warga yang tidak memakai masker," kata Domu.
Dikatakan, saat ini Sumba Timur masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga pada malam hari aktivitas juga dibatasi hanya sampai pukul 20.00 wita.
"Aktivitas juga saat ini ada pembatasan, sehingga diharapkan pada pukul 20.00 wita semua aktivitas sudah tidak ada lagi," katanya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/domu-warandoy.jpg)