Breaking News:

Prof. Yosep jadi Guru Besar Ilmu Penyakit Tumbuhan, Rektor Undana : Proficiat dan Selamat

Prof. Yosep jadi Guru Besar Ilmu Penyakit Tumbuhan,  Rektor Undana: Proficiat dan Selamat

DOK Undana Kupang
Prof. Ir. Yosep Seran Mau, M. Sc., Ph. D, dikukuhkan menjadi guru besar dalam bidang Penyakit Tumbuhan. 

“Setiap tahun kita dengar ada belalang kembara dan penyakit tanaman pangan, walaupun tidak begitu diekspose, tetapi secara nyata di lapangan mereka berkontibusi terhadap kehilangan hasil,” ujarnya.

Prof. Ir. Yosep Seran Mau, M. Sc., Ph. D, dikukuhkan menjadi guru besar dalam bidang Penyakit Tumbuhan.
Prof. Ir. Yosep Seran Mau, M. Sc., Ph. D, dikukuhkan menjadi guru besar dalam bidang Penyakit Tumbuhan. (DOK Undana Kupang)

Karena itu, ungkap Prof. Yosep, penelitian harus berujung pada ditemukan metode yang bisa mengurangi dampak kehilangan hasil akibat hama dan penyakit tumbuhan pada tanaman pangan di NTT.

Usai acara pengukuhan, Prof. Yosep ketika dimintai komentarnya mengaku sangat bahagia. Pasalnya, untuk mencapai guru besar membutuhkan perjuangan yang amat panjang dan berat.

“Perasaan saya sangat luar biasa. Untuk mencapai posisi saat ini perjuangannya cukup panjang dan berat sehingga tadi bisa disaksikan pada saat saya orasi, hampir tidak tertahan air mata, karena memikir kembali perjalanan yang sudah dilalui, cukup berat, tetapi dengan dukungan semua pihak; rektor, warek, dekan, bagian kepegawaian univesitas dan fakultas dan semua teman-teman sehingga semua berjalan lancar,” tuturnya sumringah.

Kendati dalam keadaan bahagia, Prof. Yosep menyebut tanggungjawab guru besar akan semakin besar, tidak saja bagi diri sendiri tetapi bagi kemajuan Undana.

“Sesuai dengan kepakaran yang saya miliki, apa yang saya kerjakan tentu demi kemajuan Undana. Undana sekarang cukup bagus, tetapi kita harus bekerja keras untuk menjadi lebih baik. Kita tidak boleh merasa puas, itu merupakan kunci untuk maju,” tandas Guru Beser ke 5 Fapet ini.

Wamen PUPR Tinjau Kerusakan Sarpras Akibat Badai Seroja di Undana

Undana Tetapkan Daya Tampung 6.520 Mahasiswa/Mahasiswi Baru Tahun 2021

Terkait dengan permintaan Rektor Prof. Fred untuk selalu menulis di jurnal internasional, ungkap Prof. Yosep, hal tersebut sudah menjadi kewajiban guru besar. Ia mengatakan, seorang guru besar harus melakukan penelitian dan penelitian harus dipublikasikan dalam jurnal bereputasi. Syaratnya, minimal tiga jurnal dalam tiga tahun.

Selain itu, seorang guru besar harus menulis satu buku dalam tiga tahun. Yang menjadi beban guru besar lainnya, sambung Prof. Yosep adalah harus bisa mentransfer knowledge (pengetahuan) kepada masyarakat luas, melalui narasumber dalam seminar atau melalui pengabdian pada masyarakat.

Sementara Rektor Undana Prof. Fred dalam sambutannya mengapresiasi Prof. Yosep atas capaian dan kerja kerasnnya menjadi guru besar ke-27 Undana atau guru besar ke -19 aktif Undana.

“Atas nama seluruh civitas akademika Undana, saya menyampakan proficiat dan selamat kepada Prof. Yosep Seran Mau. Sekaligus selamat dan proviciat kepada istri dan kedua anak, maupun keluarga besar yang mewakili masyarakat Belu-Malaka,” ujarnya.

Halaman
123
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved