Breaking News:

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik, Jumat 23 April 2021: Sudahkah Kita "Hidup" di Dalam-Nya?

Teks Injil hari ini mengetengahkan kepada kita tentang pemahaman yang sangat lahiriah dari orang-orang Yahudi.

Dok Pribadi
RD Hironimus Nitsae 

Renungan Harian Katolik, Jumat 23 April 2021: Sudahkah Kita "Hidup" di Dalam-Nya? (Injil Yohanes, 6:52-59)

Oleh: RD. Hironimus Nitsae

POS-KUPANG.COM - Teks Injil hari ini mengetengahkan kepada kita tentang pemahaman yang sangat lahiriah dari orang-orang Yahudi. Pemahaman mereka berkaitan dengan pernyataan Yesus: "barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, dia akan memperoleh hidup".

Dikatakan sangat lahiriah dalam pemahaman karena, pertama: orang Yahudi pada akhirnya membuat sebuah kesimpulan dengan mengatakan bagaimana mungkin daging dan darah-Nya dapat memberi hidup.

Di sisi lain, bagi mereka adalah sebuah kemustahilan karena dalam konsep mereka kehidupan selalu diseret dan dimaknai dalam nuansa politis. Sementara mereka tidak memahami secara spiritual apa yang menjadi tujuan pernyataan Yesus.

Pemahaman mereka berhenti pada takaran fisik. Pada hal yang sangat kasat mata. Tidak lebih. Yesus berusaha memberi pemahaman yang lebih dalam tentang arti hidup. Bahwa sejatinya di dalam Yesus, ada kehidupan. Dalam Yesus ada hidup yang terberi untuk semua kita yang percaya kepada-Nya.

Yesus sendiri menegaskan dalam pernyataan: yang tidak makan daging dan minum darah-Ku, tidak ada kehidupan dalam diri mereka. Itu artinya kita perlu membangun persekutuan dalam dan bersama Dia yang memberi hidup bagi kita. Seperti apakah model persekutuan dalam dan bersama Yesus?

Yesus adalah makanan bagi domba-domba-Nya. Sejak peristiwa kelahiran, Yesus adalah sumber hidup (makanan) bagi domba-domba-Nya. Ada juga bicara soal penggandaan roti dan ikan, di dalamnya Yesus menyebut diri sebagai roti hidup.

Salah satu contoh konkretnya adalah dalam perayaan Ekaristi. Kita percaya dalam Ekaristi kita menerima Tubuh dan Darah Tuhan. Di sinilah muncul sebuah pertanyaan paling dasariah: apakah kita sudah sungguh menyadari arti hidup dalam Dia yang memberi segalanya pada kita? Apakah kita sudah sungguh-sungguh hidup termasuk hidup di dalam-Nya?

Karena terkadang kita hanyalah orang-orang yang mengimani Tuhan saat kita membutuhkan kehadiran-Nya untuk memenuhi kebutuhan fisik kita, sementara untuk hidup sejati dari dan kepada-Nya justru masih merupakan sebuah tanda tanya.*

Simak juga video renungan harian katolik berikut:

Ikuti juga artikel-artikel renungan harian katolik lainnya DI SINI

Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved