Breaking News:

Sebanyak 18 Orang Pasien Positip Virus Corona Meninggal Dunia, 104 Jalani Karantina

Sebanyak 18 orang pasien positip virus corona Meninggal Dunia, 104 jalani karantina

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Jubir covid-19 Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga sdg memaparkan kegiatan tim satgas covid-19 Sumba Barat pada rapat evaluasi kerja tim satgas sumba barat yang dipimpin pejabat bupati Sumba Barat, Cosmas Damianus Lana, S.H, M.Si di aula kantor bupati sumba barat belum lama ini. 

Sebanyak 18 orang pasien positip virus corona Meninggal Dunia, 104 jalani karantina

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK---Sebanyak 18 orang pasien terkonfirmasi positip tertular virus corona asal Sumba Barat telah meninggal dunia. Kecenderungan kejadian itu meningkat terjadi di tahun 2021.

Sementara itu 104 orang terkonfirmasi positip tertular virus corona sedang menjalani karantina dimana 3 orang menjalani karantina terpusat di Wisma Manda Elu Waikabubak, Sumba Barat. Sedangkan selebihnya memilih menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Dengan demikian total warga Sumba Barat terkonfirmasi positip tertular virus corona sejak pandemi virus corona melanda Sumba Barat Maret 2020 hingga 22 April 2021 sebanyak 439 orang, sembuh 317 orang, sedang menjalani karantina 104 orang dan meninggal dunia 18 orang.

Baca juga: 304 Anak di Alok Timur Terkena Stunting Camat Niko Panggil Lurah dan Kades Atasi Bersama

Baca juga: Masih Muda Sudah Jadi Kapolsek, Malah Punya Program Gila-Gilaan, Kamu Penasaran? Selengkapnya Disini

Demikian disampaikan juru bicara tim satuan tugas (satgas) covid-19 Sumba Barat yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga di Waikabubak, Sumba Barat, Kamis (22/4/2021).

Menurutnya, dengan memperhatikan terjadi peningkatkan jumlah pasien covid-19 Sumba Barat selama 2-3 bulan terakhir ini maka pihaknya meminta masyarakat Sumba Barat harus taat melaksanakan protokol kesehatan yakni selalu mencuci tangan memakai sabun, selalu memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan serta lainnya.

Bila seluruh rakyat Sumba Barat taat melaksanakan protokol kesehatan maka dapat mencegah dirinya tertular virus corona.

Baca juga: Peduli Kasih Yayasan Hands of Hope Indonesia bagi Korban Badai Seroja di NTT

Baca juga: BPJS Kesehatan Cetak Verifikator Andal dan Bersertifikasi

Karena itu, ia menghimbau masyarakat Sumba Barat untuk saling mengingatkan bila menemukan warga tidak taat melaksanakan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker dan lainnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Berita Sumba Barat

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved