Ini Kesaksikan Sukardin Saat Kebakaran Rumah di Kota Uneng-Sikka
Sukardin, korban kebakaran rumah di Jalan Sinde, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka
Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Sukardin, korban kebakaran rumah di Jalan Sinde, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka mengaku rumahnya yang ia tempat hangus terbakar dilalap jago merah.
Ia mengisahkan, kalau kebakaran besar yang melanda rumahnya bersama dua rumah milik Abdul Latif dan Oferus berlangsung begitu cepat dalam hitungan menit saja.
Pasalnya, ketik kebakaran, Kamis (22/4/2021) siang kobaran api sangat besar. Apalagi siang itu angin sangat kencang.
Sukardin menuturkan, dalam keadaan panik di tengah cuaca Kota Maumere yang panas ia berteriak dari luar rumah agar istrinya keluar dari dalam rumah.
Baca juga: Pemerintah Kabupaten Malaka Sudah 100 Persen Persiapkan Pelantikan Bupati-Wabup
Baca juga: Dugaan Pembunuhan di Kabupaten Rote Ndao, Kepolisian Buru Pelaku
"Sebelum kejadian saya sempat menyuruh Iriana, anak saya menanyakan headshet HP ke tetangga. Saya sendiri sedang duduk di teras rumah.Tiba-tiba Iriana teriak ada kebakaran di rumah Abdul Latif. Rumah Latif berada di samping rumah saya.Tidak lama api pun menyambar rumah saya. Angin sangat kencang sehingga api menjalar dengan cepat. Istri saya yang ada di dalam rumah saya teriak agar keluar karena kobaran api cukup besar. Istri saya akhirnya keluar sehingga selamat," kata Sukardin.
Menurut Sukardin, kejadian kebakaran rumah itu sangat cepat karena angin yang cukup kencang. Apalagi konstruksi rumah yang terbuat dari halar bambu.
Selain rumahnya, rumah Abdul Latif dan rumah Oferus juga ikut terbakar. Namun rumah milik Oferus hanya terbakar pada bagian atapnya.Sedangkan dindingnya masih dalam keadaan utuh karena bangunannya terbuat dari tembok.
Baca juga: 31.967 Orang di Labuan Bajo Telah Jalani Vaksinasi
Baca juga: Menko Airlangga Kembali Ingatkan Pengusaha Bayar THR
Menurut beberapa warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, setelah mereka mengetahui kejadian tersebut, ada yang langsung mendatangi SPKT Polres Sikka dan kantor Dinas Pemadam Kebakaran Sikka untuk melaporkan kejadian dimaksud. Beberapa saat kemudian Piket SPKT Polres Sikka yang dipimpin oleh Ipda Dedi Sahbudin langsung mendatangi TKP dan pada saat yang sama Mobil Pemadam kebakaran Sikka langsung memadamkan Api dengan dibantu 2 unit mobil tengki air milik Pemkab Sikka.Akibat kebakaran ini diperkirakan kerugian yang dialami mencapai Rp 150 juta. Sumber api pun belum diketahui.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ini-kesaksikan-sukardin-saat-kebakaran-rumah-di-kota-uneng-sikka.jpg)