Wakil Bupati Melantik Yohanes Delasale jadi Kepala Desa Sekon Kabupaten TTU

Kepala Desa pertama yang dilantik pasca dirinya dan  Bupati TTU Juandi David dipercayakan rakyat memimpin TTU.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Momentum pelantikan Kepala Desa Sekon, Kecamatan Insana, Kabupaten TTU, oleh Wakil Bupati TTU, Jumat, 16 April 2021. 

Wakil Bupati Melantik Yohanes Delasale jadi Kepala Desa Sekon Kabupaten TTU

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-- Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Drs. Eusabius Binsasi melantik Yohanes Delasale Laki menjadi Kepala Desa Sekon, Kecamatan Insana, Kabupaten TTU, Provinsi NTT, pada Jumat, 16 April 2021, pasca 2 tahun tertunda.

Pasca melantik Kepala Desa Sekon, Wakil Bupati TTU, Eusabius Binsasi mengatakan, Yohanes Delasale Laki adalah Kepala Desa pertama yang dilantik pasca dirinya dan  Bupati TTU Juandi David dipercayakan rakyat memimpin TTU.

Kepala Desa Sekon yang dilantik, lanjutnya, telah terpilih sejak tahun 2019. Oleh karena itu, pihaknya melakukan kroscek terkait alasan belum dilakukan pelantikan dan menemukan bahwa ada kesalahan dalam administrasi yang bersangkutan.

"Ada kesalahan administrasi penulisan nama. Sehingga dia disuruh untuk memperbaiki surat-surat itu di Dukcapil, dan di Pengadilan untuk disidangkan karena itu ada kaitan dengan, akta kelahiran dan semua itu sudah selesai, sebelum ada pergantian pimpinan daerah," jelasnya.

Baca juga: Normalisasi Jaringan Listrik di Kabupaten TTU telah Mencapai 100%

Eusabius menegaskan bahwa, Kepala Desa yang baru dilantik harus menjalankan tugas dengan baik, mengelolah dana desa secara bertanggungjawab dan transaparan serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak di wilayah setempat.

"Dia tidak boleh dianggap orang super di Desa yang dia bisa melaksanakan tugas sendiri," tukasnya.

Dalam hal pengelolaan dana desa, Eusabius juga mengimbau kepada kepala desa yang baru dilantik untuk menyelesaikan administrasi dengan rapi dan tepat sasaran.

Ia menerangkan, di era modern ini, segala bentuk laporan dikerjakan melalui aplikasi. Meskipun hal ini terasa sesuatu yang baru, tetapi kepala desa wajib untuk mulai mempelajari dan menggunakan aplikasi yang dimaksud.

Baca juga: Kepala Desa dan Bendahara Naekake B, Kabupaten TTU Disangkakan Pasal Berlapis

Perihal penggunaan aplikasi tersebut, pemerintah daerah TTU akan memberikan dukungan kepada para kepala desa dengan menyediakan tenaga teknis IT agar bisa memberikan pelatihan kepada para kepala desa.

"Supaya mereka bisa mengerjakan pertanggungjawaban dan laporan dalam aplikasi,"tutupnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved