Breaking News:

Update Bencana Alam, 7 Ribu Warga NTT Masih Berada di Posko Penampungan 

Untuk kabupaten Malaka sebanyak 15 KK atau 50 jiwa, sementara pengungsi mandiri sebanyak 795 KK atau 1.748 jiwa. 

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/RICARDUS WAWO
Anak-anak pengungsi asal desa Waimatan, Kecamatan Ile Ape Timur sedang berada di posko pengungsian SMPK Santo Pius Lewoleba, Kabupaten Lembata NTT. 

Update Bencana Alam, 7 Ribu Warga NTT Masih Berada di Posko Penampungan 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Sebanyak 2.201 kepala keluarga atau 7.741 warga di Provinsi Nusa tenggara Timur masih berada di Posko Penampungan pasca bencana Siklon Tropis Seroja yang menerjang awal April 2021 lalu. Demikian data disampaikan Juru Bicara Satgas Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja NTT, Ardu Jelamu Marius pada Selasa 20  April 2021.

Para pengungsi itu berada di 44 titik penampungan yang tersebar di 6 kabupaten dari 20 kabupaten kota yang terdampak bencana.

Terbanyak di Adonara Kabupaten Flores Timur sebanyak 1.128 KK atau 3.280 jiwa yang berada di 10 titik penampungan. Sementara itu, sebanyak  30 KK atau 101 jiwa melakukan mengungsi mandiri di kediaman kerabat atau keluarga. 

Baca juga: Bantuan Pemkab Kupang Mengecewakan Warga, Pemprov NTT: Mestinya Koordinasi Agar Tidak Salah Desain

Berikut, di Kabupaten Lembata sebanyak 314 KK atau 1.157 jiwa masih mengungsi di 9 titik, sementara yang mengungsi mandiri atau di kediaman keluarga sebanyak 1.448 KK atau 4.707 jiwa.

Selanjutnya Kabupaten Kupang dengan 468 KK atau 1.934 jiwa di 14 titik penampungan, sementara mengungsi mandiri sebanyak 3.105 KK atau 12.679 jiwa.

Berturut turut Kota Kupang sebanyak 177 KK atau 825 jiwa di 8 titik, sementara mandiri 270 KK atau 938 orang. Di Kabupaten Sumba Timur sebanyak 99 KK atau 495 jiwa di 3 titik penampungan, sementara pengungsi mandiri sebanyak 19.505 jiwa.

Dua anak korban banjir sedang tidur beralaskan karung di Posko pengungsian Kabupaten TTS
Dua anak korban banjir sedang tidur beralaskan karung di Posko pengungsian Kabupaten TTS (POS-KUPANG.COM/DION KOTA)

Baca juga: Wakil Gubernur NTT Serahkan Bantuan bagi korban Bencana Siklon Tropis Seroja di Sabu Raijua

Untuk kabupaten Malaka sebanyak 15 KK atau 50 jiwa, sementara pengungsi mandiri sebanyak 795 KK atau 1.748 jiwa. 

Sedangkan di Kabupaten Sabu Raijua, Rote Ndao, Alor, Belu, TTS, TTU dan Nagekeo masih menyisakan pengungsi mandiri di kediaman keluarga. 

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat meninjau warga di Kabupaten Rote Ndao, Jumat (16/4). 
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat meninjau warga di Kabupaten Rote Ndao, Jumat (16/4).  (POS-KUPANG.COM/Istimewa)

Pengungsi mandiri di kabupaten Rote Ndao sebanyak 1.391 KK atau 5.563 jiwa, Kabupaten Sabu Raijua sebanyak 59 jiwa, Kabupaten Alor sebanyak 160 KK atau 550 jiwa, Kabupaten Belu sebanyak 9 KK atau 46 jiwa, Kabupaten TTS sebanyak 15 jiwa serta Kabupaten Nagekeo sebanyak 124 jiwa.

Baca juga: Penegasan Gubernur NTT di Sabu Raijua: Pasca Bencana, Program Pembangunan Harus Tetap Dilaksanakan

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved