Ahok & Bahlil Disebut-Sebut Jadi Calon Menteri, Presiden Jokowi Malah Panggil Menantu Wapres, Siapa?

Beberapa hari terakhir, nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Bahlil Lahadalia disebut-sebut sebagai sosok yang pantas mengemban jabatan menteri.

Editor: Frans Krowin
Warta Kota.Com
Bahlil Lahadalia dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Kolase Instagram @basukibtp dan TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

POS-KUPANG.COM - Beberapa hari terakhir, nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Bahlil Lahadalia disebut-sebut sebagai sosok yang pantas mengemban jabatan menteri.

Namun ketika dua nama ini digadang-gadang sebagai figur yang layak jadi menteri, Presiden Jokowi malah tiba-tiba memanggil figur lain.

Figur yang dipanggil Presiden Jokowi itu, adalah Muhammad Rapsel Ali, menantu Wakil Presiden RI, Maruf Amin dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Dengan dipanggilnya Muhammad Rapsel Ali dan Muhammad Lufti, berarti sudah empat calon menteri yang berpeluang masuk dalam kabinet Indonesia Maju.

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet Mengemuka Ujang Minta Presiden Jokowi Angkat Bambang Brodjonegoro Ganti Nadiem

Baca juga: Politisi PDIP Singgung Reshuffle Kabinet, Bambang Brodjonegoro Langsung Pamit dari Kursi Menristek

Kepada awak media, Muhammad Rapsel Ali mengaku sudah menghadap dengan Presiden Joko Widodo pada Rabu 14 April 2021 lalu.

Sementara, nama Muhammad Lutfi digadang-gadang akan mumpuni untuk menggaet investor global berinvestasi di Indonesia.

Berikut ini nama-nama sosok yang jadi calon Menteri Investasi yang akan dilantik Presiden Jokowi dalam reshuffle kabinet ini:

1. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi

Nama Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi juga dikabarkan akan digeser menjadi Menteri Investasi.

Menanggapi isu tersebut, anggota Komisi XI DPR Kamrussamad menilai Lutfi memiliki kompetensi di bidang investasi.

Terlebih, Lutfi sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala BKPM, duta besar, dan mempunyai jaringan dunia usaha nasional maupun global.

"Kalau benar Muhammad Lutfi dipilih jadi Menteri Investasi, saya semakin optimis bahwa kita bisa menyakinkan investor global untuk masuk ke Indonesia," kata Kamarussamad saat dihubungi Tribunnews.com, Minggu 18 April 2021.

Dalam menggenjot investasi berkualitas di Indonesia, lanjut Kamrussamad, pemimpin Kementerian Investasi harus tangguh dan mampu mengurai masalah atau hambatan investasi di dalam negeri.

Kemudian memiliki pemikiran visioner, di mana jeli melihat peluang dan tantangan ke depan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved