Breaking News:

Pemerintah Mencari Solusi Konstruktif Industri Musik Indonesia

Berbagai stimulus lintas sektor telah diberikan demi percepatan pemulihan ekonomi nasional

Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Airlangga Hartarto 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA -Upaya untuk memulihkan ekonomi nasional terus dilakukan pemerintah. Berbagai stimulus lintas sektor telah diberikan demi percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Dalam keterangan kepada Pos Kupang, Minggu (18/4/2021), setelah menerima audiensi para pelaku industri kreatif khususnya animasi dan komik serta insan perfilman beberapa waktu lalu, pada Rabu (14/4/2021), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ( Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto beserta jajaran menerima audiensi para musisi Indonesia di Loka Kretagama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

"Terkait kegiatan seni budaya ini mulai PPKM Mikro Periode ke empat tanggal 23 Maret 2021- 5 April sudah diizinkan beroperasi 25% dengan protokol kesehatan. Pada dasarnya pemerintah terbuka yang penting tetap menerapkan protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE)," kata Menko Airlangga.

Baca juga: Mobil Honda Terlaris di Indonesia, Brio RS Urbanite Sporty dan Milenial

Baca juga: Kepala BPTD Wilayah XIII NTT, Tito Gesit Utiarto, SE, DESS: Modifikasi Kendaraan Salahi Aturan

Pada kesempatan ini, para promotor musik dan musisi menyampaikan bahwa meskipun konser virtual sudah digaungkan sebagai bentuk adaptasi ketika masa pandemi, tetapi Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia , Dino Hamid mengatakan bahwa achievement industri musik secara keseluruhan ada pada kehadiran penonton secara langsung.

Dalam banyak hal, terutama terkait para pekerja yang di industri musik, konser secara virtual masih sulit menggantikan konser yang digelar secara langsung.

Selanjutnya, Ketua Federasi Serikat Musisi Indonesia, Chandra Darusman beserta para promotor musik dan musisi lainnya menyampaikan usulan-usulan konstruktif yang diharapkan dapat memulihkan industri musik Indonesia.

Baca juga: Pemerintah Daerah Kabupaten TTU, Kembalikan Hak 9 Tenaga Kontrak

Baca juga: Bank NTT Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Alam di Kabupaten TTU

Beberapa usulan tersebut terkait dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk melibatkan para musisi dalam proyek-proyek pemerintah yang sedang dikerjakan atau pemberian stimulus berupa bantuan langsung terhadap proyek yang dilakukan.

Selain itu, para penggerak industri musik tersebut tetap berharap agar pemerintah
mengupayakan terselenggaranya konser yang digelar secara langsung dengan tetap menerapkan ketentuan CHSE dan adanya bantuan berupa alat screening (Swab Test Antigen atau Genose) yang bisa digunakan untuk membantu berlangsungnya pertunjukan.

Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan snowball effect dan citra kuat kembali hidupnya industri musik dan pertunjukan.

Menutup audiensi tersebut, Menko Airlangga menyatakan pada intinya menerima usulan-usulan yang disampaikan oleh para pegiat musik serta akan dibicarakan lebih lanjut antara tim teknis dari pemerintah dan tentunya juga bersama para pelaku industri musik.

Pada pembahasan teknis tersebut Menko Airlangga mengharap usulan-usulan yang bersifat praktis dapat disampaikan kepada pemerintah untuk bahan mencari jalan keluar bersama-sama.

"Terima kasih saya ucapkan kepada para musisi dan promotor musik. Saya sangat mengapresiasi, mengingat musik adalah hal yang begitu dekat dengan masyarakat. Tiada hari tanpa musik. Tentu kita juga akan carikan jalan yang terbaik untuk industri ini," pungkas Menko Airlangga. (gem)

Kumpulan Berita Airlangga Hartarto

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved