Breaking News:

Israel Pernah Bujuk Indonesia, Tawarkan 28 Tribuan Agar Buka Hubungan Doplamatik , Ini Kelebihan RI

Hal itu sesuai dengan tuntuan Pembukaan UU 1945 mengenai kemerdekaan merupakan hak segala bangsa termasuk angsa Palestina yang dikuasi Israel hingga k

Editor: Alfred Dama
via Intisari.grid.id
Israel Pernah Bujuk Indonesia, Tawarkan 28 Tribuan Agar Buka Hubungan Doplamatik , Ini Kelebihan RI 

Jelas, potensi kemitraan produktif antara negara mayoritas Muslim terbesar di dunia dan satu-satunya negara mayoritas Yahudi di dunia ini sangat besar.

Pada Maret 2016, saat menyambut delegasi jurnalis Indonesia ke Israel.

Perdana Menteri Netanyahu menyatakan bahwa ia ingin negaranya menjalin hubungan diplomatik dengan Indonesia, dan bekerja dengan warganya di berbagai bidang seperti air dan teknologi tinggi.

Baca Juga: Dulu Bikin Inggris Nyerah Meski Kekuatan Militernya Terlemah di Dunia, Kini Negara Ini Kalahkan Israel Jadi Negara Tercepat Selesaikan Vaksin Covid-19 Meski Hanya Punya 37 Dokter

"Hubungan antara Israel dan Indonesia perlu diubah," katanya.

"Saya punya banyak teman Indonesia di Facebook. Waktunya telah tiba untuk mengubah hubungan, dan alasan yang mencegah hal itu di masa lalu tidak lagi relevan," imbuhnya.

Saat ini terdapat beberapa grup Facebook Indonesia dan kurang lebih setengah juta Facebook Likes oleh warga Indonesia yang mendukung kemajuan hubungan Indonesia-Israel.

Jelas ada peluang untuk peningkatan hubungan.

Lantas, apa yang bisa Israel lakukan untuk membuat kontak yang lebih efektif dengan Indonesia?

Pertama, masyarakat Israel proaktif menjangkau masyarakat Indonesia, mungkin melalui internet dan media sosial, untuk menyambut mereka dengan hangat, mengundang dan hormat.

Kewirausahaan rintisan, musik, bioteknologi, air, agribisnis, perawatan kesehatan universal, mode, dan pelestarian warisan budaya adalah bidang potensial kerja sama binasional di mana masyarakat kedua negara kemungkinan besar akan menemukan tujuan dan kesuksesan bersama.

Kementerian Luar Negeri Israel dan Persatuan Nasional Pelajar Israel juga harus berinvestasi besar-besaran dalam diplomasi publik yang cerdas dan aset media sosial dwibahasa untuk meningkatkan hubungan orang-ke-orang dengan orang Indonesia sehari-hari.

Kedua, sebagai bagian dari upaya diplomasi publik, Kementerian Strategis Israel dapat membantu membangun narasi bagi Presiden Indonesia Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk memuluskan potensi dampak politik dari hubungan diplomatik.

Mereka berdua dapat menjelaskan kepada rakyat Indonesia bahwa 158 dari 193 negara anggota PBB telah memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Baca Juga: Janji Menggiurkan AS Jika Indonesia Sudi Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel, 'Kami Siapkan Miliaran Dollar Jika Mereka Siap'

Termasuk sejumlah besar negara anggota Organisasi untuk Kerja Sama Islam dan Gerakan Non-Blok.

Mereka selanjutnya dapat menekankan bahwa negara-negara mayoritas Muslim seperti Turki, Mesir, dan hubungan diplomatik Yordania dengan Israel memperkuat suara dan pengaruh mereka dalam proses perdamaian Timur Tengah.

Sehubungan dengan kebijakan luar negeri pemerintahan Trump, Israel dan Otoritas Palestina juga harus mengklarifikasi kepada Indonesia bahwa solusi dua negara tidak akan berhasil dinegosiasikan hanya dengan salah satu pihak.

Oleh karena itu, perlu dikomunikasikan kepada Indonesia bahwa penegakan perjanjian, tata negara, advokasi, peningkatan kapasitas, dan kekuatan mediasi pihak ketiga lebih mungkin efektif jika Indonesia memiliki hubungan diplomatik dengan Israel dan Palestina.

Terakhir, pemerintah Israel harus mengatur satuan tugas diplomatik untuk secara strategis memetakan di mana letak kekuatan berkumpul.

Batalion Caracal pasukan elite wanita Israel
Batalion Caracal pasukan elite wanita Israel (via Intisari.grid.id)

Secara khusus, ini harus mengidentifikasi orang-orang dan institusi kunci yang memiliki otoritas dan rekam jejak yang sukses dalam menyatukan orang Indonesia dan Israel di masa lalu.

Penyelenggara teladan termasuk Project Interchange, Shimon Peres Center for Peace and Innovation, Israel-Asia Center dan Australia/Israel and Jewish Affairs Council (AIJAC).

Israel harus bersuara untuk mendukung upaya pembangunan perdamaian masyarakat sipil ini, serta pembentukan koalisi pemulihan hubungan informal yang menggabungkan kekuatan pertemuan dari masing-masing negara.

Ada peluang nyata untuk berubah, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla pernah menyatakan bahwa tidak ada alasan Indonesia tidak memiliki hubungan yang lebih dekat dengan Israel.

"Kami tidak bisa menjadi penengah jika kami tidak mengenal Israel. Kita harus dekat dengan Israel dan Palestina," jelasnya pada 2014.

Israel harus memanfaatkan peluang ini dengan meningkatkan diplomasi publik dan hubungan bisnis, mendorong penciptaan perubahan dari bawah ke atas.

Sebagian artikel ini sudah tayang di intisari.grid.id dengan judul: Pantas Saja Israel Pernah Ngotot Inginkan Hubungan Baik dengan Indonesia, Sampai Pernah Tawarkan Uang Rp28 Triliun, Ternyata Ini Alasan Indonesia Dianggap Penting Bagi Israel 

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved