Breaking News:

Helikopter BNPB Terus Salurkan Logistik Bencana di Lokasi Terpencil di Lembata

Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) mengerahkan helikopter untuk mendistribusikan logistik bantuan ke desa-desa

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan helikopter untuk mendistribusikan logistik bantuan ke desa-desa terdampak bencana di wilayah terpencil di Kabupaten Lembata. Sudah hampir seminggu, misi kemanusiaan ini dilakukan guna membantu korban bencana dan longsor mendapatkan logistik yang cukup. 

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA-Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) mengerahkan helikopter untuk mendistribusikan logistik bantuan ke desa-desa terdampak bencana di wilayah terpencil di Kabupaten Lembata.

Sudah hampir seminggu, misi kemanusiaan ini dilakukan guna membantu korban bencana dan longsor mendapatkan logistik yang cukup.

Bantuan logistik ini diangkut dari gerai maritim, Pantai Wulen Luo yang menampung semua kebutuhan pengungsi kemudian diangkut helikopter menuju Waimuda, Kecamatan Atadei, Lodoblolong, Kecamatan Lebatukan, Wowong, Bean, Kecamatan Buyasuri dan Nilanapo, dan Leudanung, Kecamatan Omesuri.

Dari pelataran Wulen Luo, helikopter mengangkut berton-ton logistik ke wilayah-wilayah terdampak tersebut.

Baca juga: Bantuan BNPB, Kerusakan Rumah Warga Diverifikasi Secara Faktual

Baca juga: Sampah Menumpuk Setelah Badai, Warga Kerja Bakti Bersihkan

Sekda Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, mengatakan, distribusi logistik dengan bantuan helikopter milik BNPB itu bertujuan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir bandang di 4 kecamatan terdampak yakni, Kecamatan Atadei, Kecamatan Lebatukan, Kecamatan Omesuri dan Kecamatan Buyasuri.

Akses ke lokasi tersebut cukup berat. Pemda Lembata pun berkoordinasi dengan BPBD Propinsi NTT dan akhirnya dukungan helikopter BNPB tiba di Lembata. Distribusi logistik memakai jalur darat ke wilayah-wilayah tersebut memang tidak memungkinkan.

Baca juga: HMI Datangi Pulau Kera Dalam Misi kemanusiaan Pasca Bencana Seroja di NTT

Baca juga: Gara-gara Tidur dalam Keadaan Mabuk Uang Rp 7 Juta dan 2 HP Milik Dua Warga Sikka Digasak Maling

Menurut Sekda Tapobali, distribusi logistik dihitung sesuai masa tanggap darurat yang ditetapkan Pemkab Lembaga, yakni sejak 4 hingga 17 April 2021. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Berita Kabupaten Lembata

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved