Rabu, 10 Juni 2026

14 Warga Sinjai Sulawesi Selatan  Terdampar di Kabupaten Sabu Raijua NTT

Seperti yang diketahui ada warga dari Sinjai, terdampar di Sabu Raijua itu sekarang, itu kan baru kita ketahui sekarang

Tayang:
Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Irfan Hoi
Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi Saat memberikan keterangan pers. 

14 Warga Sinjai Sulawesi Selatan  Terdampar di Kabupaten Sabu Raijua NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- 14 warga dari kabupaten Sinjai, provinsi Sulawesi Selatan dilaporkan terdampar di kabupaten Sabu Raijua, NTT dan baru diketahui keberadaannya oleh Pemkab setempat pada hari ini, Sabtu 17 April 2021.

"Seperti yang diketahui ada warga dari Sinjai, terdampar di Sabu Raijua itu sekarang, itu kan baru kita ketahui sekarang, dari Sinjai Sulawesi Selatan," ujar Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, Sabtu 17 April 2021.

Selain warga terdampar di Sabu Raijua, Wagub juga belum mendapat  laporan resmi dari Pemda setempat terkait dengan kabar tidak benar (hoax) adanya tsunami di kabupaten Lembata pada Sabtu 17 April 2021 dinihari yang menyebabkan adanya korban jiwa akibat panik dan tertabrak.

"Saya cek dulu ke pak bupati, benar nggak ada informasi itu," sebutnya.

Nae Soi mengatakan akan kembali memberikan informasi lebih lanjut usai vidoe confrence bersama BNPB dalam evaluasi bencana di NTT sehingga mendapat laporan yang lebih detail dari wilayah tersebut. 

Baca juga: Pacu Petani Tanam Jagung, Gubernur NTT Janji Bangun Pakan Ternak di Sumba Tengah

Baca juga: Penegasan Gubernur NTT di Sabu Raijua: Pasca Bencana, Program Pembangunan Harus Tetap Dilaksanakan

Badai Seroja yang terjadi pada 4 April 2021 lalu juga telah menghanyutkan dua orang nelayan asal pulau Sabu ke negara Australia. Beruntungnya, kedua nelayan tersebut ditemukan dalam keadaan sehat dan diantar kembali oleh otoritas dari negara Australia.

Diketahui kabupaten Sabu Raijua, akibat bencana badai siklon ini, menyebabkan 3 orang meninggal dunia,  hilang 7, pengungsi saat ini  59, rumah rusak 13.116 dan fasum rusak 405. Secara keseluruhan di NTT, jumlah korban sebanyak 181 korban meninggal, hilang 47, luka-luka 241, pengungsi saat ini 14.290, rumah rusak 73.833, fasum rusak 2.658.

Selain itu, pada saat terjadi badai Seroja, informasi yang dihimpun dari dinas sosial menyebutkan adanya 7 orang yang terdampar di pulau Semau.

Baca juga: Wakil Gubernur NTT Minta Dukungan Tambahan Peralatan Medis dan Obat-obatan Penanganan Covid-19

Baca juga: Wagub NTT Yosef Adrianus Nae Soi Kembali Kunjungi Korban Bencana Lembata

Ketujuh orang tersebut tengah berlayar di perairan Timor namun naas, perahu yang ditumpangi terbalik akibat hantaman badai Seroja. Beruntung nyawa ketujuh orang tersebut berhasil diselamatkan nelayan setempat.

"6 orang merupakan orang Jawa, kita sudah pulangkan dan 1 orang merupakan warga Timor Tengah Selatan, itu juga sudah dipulangkan," ujar Kabid perlindungan dari dinsos provinsi NTT. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved