Breaking News:

Siswa di Beberapa Sekolah di NTT, Belum Ikuti Ujian Sekolah Akibat Bencana

Beberapa sekolah di NTT, saat ini belum melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS)

Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
SMA Timpolmas rusak saat diterjang badai Siklon, 5 April 2021 lalu. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Beberapa sekolah di NTT, saat ini belum melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS). Selain jadwal ujian yang berbeda-beda, pelaksanaan ujian kali ini dalam situasi bencana juga menjadi sebuah kendala yang cukup berat.

Feby, salah seorang siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kupang, mengatakan saat ini ia bersama teman-temanya belum dapat melaksanakan UAS dikarenkan listrik di sekolahnya masih gangguan akibat badai Seroja beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan, sesuai jadwal, seharusnya UAS di sekolahnya digelar pada tanggal 5-10 April 2021, namun karena badai, terpaksa UAS di geser jadwalnya ke tanggal lain yang belum dapat dipastikan.

"Kami siap untuk ikut ujian. Kami tunggu saja informasi dari sekolah terkait dengan jadwal ujian," ujarnya, Selasa 13 April 2021.

Baca juga: Memasuki Ramadan, Berikut Kesiapan Pertamina di Jatimbalinus

Baca juga: Polres Lembata Tertibkan Pengecer BBM Kendaraan, Harga Subsidi Dijual Mahal

Feby menyampaikan, sistem ujian di sekolahnya akan digelar secara online, sehingga ketiadaan jaringan listrik dan internet seperti saat ini akan sangat sulit baginya untuk mengikuti proses ujian.

Sementara itu, Alexander Langoday, yang juga merupakan seorang siswa di SMA Timpolmas Kupang, mengatakan sejauh ini ia bersama temannya belum dapat melaksanakan ujian akhir sekolah.

Ia menjelaskan, dalam kurikulum di sekolahnya, memang diatur jadwalnya bagi siswa yang telah menyelesaikan materi, dapat mengambil waktu ujian secara mandiri.

"Jadwal ujian di bulan-bulan ini, tergantung materi juga sebenarnya, kalau sudah selesai kami kerjakan, boleh ikut ujian masing-masing," sebutnya.

Baca juga: Diduga lakukan Tindak Pidana Korupsi, Kades dan Bendahara Desa Naekake B Ditetapkan Jadi Tersangka

Baca juga: Pemda Sabu Raijua Terus Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga

Alex juga mengungkapkan, di sekolahnya, pada saat badai beberapa waktu lalu, memang terjadi kerusakan yang cukup parah. Namun, saat ini telah diperbaiki.

Proses belajar, menurut Alex, akan di mulai pada Senin pekan depan, sehingga ia berharap agar proses pemulihan listrik dan internet di wilayah kota Kupang khususnya dapat normal kembali.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved