Breaking News:

Kapal Perang Sudah Saling Berhadapan di Laut Hitam, Rusia: Amerika Serikat adalah Musuh Kami!

Dua kekiatan dunia kini sudah saling berhadapan di Laut Hitam yaitu dua kapal perang berpeluru kendali dan 10 kapal perang Rusia

Editor: Alfred Dama
via intisari.co.id
Kapal Perang Sudah Saling Berhadapan di Laut Hitan, Rusia: Amerika Serikat adalah Musuh Kami! 

POS KUPANG.COM -- Dua kekiatan dunia kini sudah saling berhadapan di Laut Hitam yaitu dua kapal perang berpeluru kendali dan 10 kapal perang Rusia

Pihak Rusia bahkan mulai memaksa kapal perang Amerika keluar dari kawasan itu dan menyebut Amerika adalah musuh negeri bekas Uni Soviat itu

Rusia pada Selasa (13 April) menyebut Amerika Serikat sebagai musuh dan meminta kapal perang AS untuk menjauh dari Krimea "demi kebaikan mereka sendiri".

Rusia mencaplok Krimea dari Ukraina pada 2014 dan dua kapal perang AS akan tiba di Laut Hitam pekan ini, di tengah peningkatan pertempuran di Timur Ukraina

Baca juga: Perang Dunia III Berpotensi Mulai dari Laut Hitam, Dua Kapal Perang AS Bakal Hadapi 10 Kapal Rusia

Baca juga: LAUT Hitam Bakal Jadi Medan Tempur Kapal Perang, AS Kirim 2 Kapal Perusak Hadapi 10 Kapal Perang

Baca juga: Negara-negara Eropa Cemas, Rusia Tempatkan Rudal Balistik di Perbatasan Ukraina, Bakal Perang Besar?

Pasukan Ukraina memerangi separatis yang mendapat dukungan Rusia dalam konflik di wilayah Timur negara mereka, yang menurut Kyiv telah menewaskan 14.000 orang.

"Amerika Serikat adalah musuh kami dan melakukan segala yang bisa mereka lakukan untuk merusak posisi Rusia di panggung dunia," kata Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov , seperti dikutip oleh kantor berita Rusia dan dilansir Reuters.

“Kami tidak melihat elemen lain dalam pendekatan mereka. Itu adalah kesimpulan kami,” ujarnya.

“Kami memperingatkan Amerika Serikat, akan lebih baik bagi mereka untuk menjauh dari Krimea dan pantai Laut Hitam kami. Itu untuk kebaikan mereka sendiri,” tegas dia.

Tantangan serius bagi Rusia
Barat membunyikan alarm atas apa yang mereka katakan sebagai penumpukan besar pasukan Rusia di dekat perbatasan Timur Ukraina dan di Krimea.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Selasa meminta Rusia untuk menarik pasukannya.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved