Breaking News:

Diam-Diam SBY Daftarkan Logo Partai Demokrat Atas Nama Pribadi, Kemenkumham Kaget, Moeldoko Tertawa

Publik heboh lagi. Mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara diam-diam mendaftarkan logo Partai Demokrat atas nama pribadi.

Editor: Frans Krowin
surya.co.id
Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengajukan merek Partai Demokrat atas nama pribadi. Pengajuan SBY Terancam ditolak. 

DJKI Kemenkumham memastikan sesuai UU merek nomor 20 Tahun 2016 dan Permenkumham nomor 67 tahun 2017 perseorangan dan badan hukum dapat mendaftarkan merek.

"Namun pendaftaran permohonan yang diajukan tidak serta merta diterima secara otomatis, diperlukan tahapan atau mekanisme yang harus diikuti sesuai peraturan yang berlaku,” kata Irma.

Moeldoko dan Presiden Joko Widodo ( Jokowi )
Moeldoko dan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) (KOMPAS.com Rakhmat Nur Hakim / DOK. UI via KOMPAS.com))

SBY Dianggap Linglung

Kubu Moeldoko menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) linglung karena telah mendaftarkan merek dan lukisan Partai Demokrat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (DJKI Kemenkumham).

Hal itu diungkapkan Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika Demokrat kubu Moeldoko, Saiful Huda Ems.

"Aksi pendaftaran diam-diam yang dilakukan oleh SBY atau melalui orang kepercayaannya itu, tidak hanya membuat kami tertawa namun juga merupakan bentuk aksi linglung SBY," kata Huda dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (9/4/2021).

Menurutnya, apa yang dilakukan SBY tidak sesuai dengan UU tentang Merek yang berlaku di Indonesia.

Dia menilai SBY masih belum sadar, bahwa partai politik itu bukan barang dagangan, juga bukan kepemilikan pribadi, melainkan kepemilikan orang banyak.

"Karena itulah partai olitik merupakan salah satu pilar dari demokrasi, dan bukan pilar dari salah satu keluarga," ucapnya.

Baca juga: Moeldoko Cs Minta Uang Sebanyak Ini Kalau Demokrat Versi KLB Menang di Pengadilan, Apa AHY Sanggup?

Baca juga: Razman Nasution Tinggalkan Kelompok Moeldoko, Ditanggapi AHY dengan Respon Menohok: Itu Masa Lalu

"Pak SBY harusnya mengingat kembali mengenai apa itu yang dimaksud dengan Partai Politik seperti halnya yang tertera dalam UU No 2/2011 Tentang Perubahan Atas UU No 2/2008 Tentang Partai Politik," lanjutnya.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved