Breaking News:

Diam-Diam SBY Daftarkan Logo Partai Demokrat Atas Nama Pribadi, Kemenkumham Kaget, Moeldoko Tertawa

Publik heboh lagi. Mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara diam-diam mendaftarkan logo Partai Demokrat atas nama pribadi.

Editor: Frans Krowin
surya.co.id
Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengajukan merek Partai Demokrat atas nama pribadi. Pengajuan SBY Terancam ditolak. 

Sejauh ini belum ada satu pun partai politik yang mengajukan merek atas nama pribadi.

Karenanya, pengajuan Partai Demokrat sebagai hak kekayaan intelektual oleh SBY secara pribadi merupakan kali pertama terjadi.

"Biasanya atau semua partai politik mengajukannya atas nama partai," ujar Freddy.

Pengajuan merek partai yang didirikan pada tanggal 9 September 2001 dan disahkan oleh Kemenkumham pada tanggal 27 Agustus 2003 itu, akan memakan waktu cukup lama.

Baca juga: Setelah Gagal Rebut Partai Demokrat dari Tangan AHY, Kini Moeldoko Urus Lembaga Bantuan Hukum, Lho?

Baca juga: Mengejutkan, Ngabalin Tegas Bilang Begini kepada SBY Soal Partai Demokrat, Apa yang Terjadi?

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (DJKI Kemenkumham) menyatakan pengajuan merek Partai Demokrat saat ini dalam tahap publikasi.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat DJKI Kemenkumham Irma Mariana menyebut tahap publikasi berlangsung selama dua bulan.

"Terkait dengan permohonan atas nama pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) saat ini dalam tahap publikasi dari tanggal 25 Maret sampai dengan 25 Mei 2021," sebut Irma dalam keterangannya, Senin (12/4/2021).

Usai tahap publikasi rampung, kata Irma, dilanjutkan ke tahap substantif atau pemeriksaan.

Proses pemeriksaan ini sendiri, sambungnya, adalah 150 hari.

"Setelah publikasi akan masuk ke tahap substantif atau pemeriksaan, tahap inilah yang akan menentukan merek ini ditolak atau diterima," jelas Irma.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved