Breaking News:

Sebelum Meninggal Lia Eden Sampaikan Pesan Ini dari Tuhan: Ahok Harus Jadi Presiden, Lho, Benarkah?

Meninggalnya Lia Aminuddin, pemimpin Sekte Kerajaan Tuhan, masih menjadi bahan pergunjingan publik. Ia dikenal sebagai sosok yang kontroversial.

Editor: Frans Krowin
Lia Eden dalam ajaran sesatnya di Sekte Kerajaan Tuhan. Ia menyebutkan bahwa Tuhan memberikan pesan kepadanya untuk mengusulkan Ahok menjadi Presiden Indonesia. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Meninggalnya Lia Aminuddin, pemimpin Sekte Kerajaan Tuhan, masih menjadi bahan pergunjingan publik. Ia dikenal sebagai sosok yang kontroversial.

Perempuan yang akrab disapa Lia Eden itu, menghembuskan nafas terakhir pada Jumat 9 April2021 di usianya yang ke-73 tahun.

Kabar duka itu dikutip dari akun Instagram Kabar Sejuk (Serikat Jurnalis untuk Keberagaman) sebagaimana dikutip dari Kompastv.

"Lia Eden (Lia Aminudin) yang sejak 1995 meyakini terus menerima bimbingan malaikat Jibril, telah meninggal dunia Jumat 9 April 2021," tulis Kabar Sejuk melalui Instagramnya Minggu 11 April 2021.

Baca juga: Lia Eden, Pemimpin Sekte Kerajaan Tuhan yang Penuh Kontroversi Dikabarkan Meninggal Dunia

Baca juga: Begini Sosok Lia Eden Sekarang! Perempuan Ngaku Jelmaan Malaikat Jibril dan Pimpin Kerajaan Tuhan

Kabar Sejuk juga menyebutkan bahwa Lia Eden bersama komunitas Salamullah dikenal sebagai simbol perjuangan kebebasan beragama dan berkeyakinan.

Semasa hidup, Lia Eden merupakan sosok yang kontroversial. Ia juga kerap dijebloskan ke balik jeruji besi atas tuduhan penodaan agama.

Ini terjadi karena Lia Eden selalu mengaku sebagai utusan Tuhan. Ia mengaku kalau selalu mendapat wahyu dari malaikat Jibril. 

Tak hanya itu, nama Lia Eden juga semakin familiar di mata publik karena beberapa kali menyinggung sosok ternama hingga lembaga negara lantarannya mengakui keberadaannya sebagai utusan Tuhan.

Semasa hidupnya, Lia Eden seakan perempuan yang tak pernah berhenti berbicara tentang keangkaramurkaan, kejahatan dan lainnya.

Atas sikapnya itulah di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Lia Eden dipenjara dua kali yakni tahun 2006 dan 2008 atas pasal Penodaan Agama.

"Selamat jalan, Lia Eden. Beristirahatlah dalam kemenangan yang maha damai. Estafet perjuanganmu berlanjut senantiasa: urusan setiap warga dengan Tuhannya tidak bisa dibatasi dan dikurangi oleh negara, apalagi dipenjara," tulis Kabar Sejuk saat menyampaikan dukanya.

Komunitas Eden
Komunitas Eden ()
Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved