Breaking News:

Iran Ancam Balas Dendam,Setelah Tuding Israel Berada di Balik Insiden Nuklir Natanz, Perang Dimulai

Pemerintah Iran pun mengancam akan membalas setiap aksi Israel. Bila ini benar terjadi, maka kemungkinan perang antara kedua negara bakal pecah di kaw

israelnationalnews.com via Bangka Pos
ilustrasi perbandingan kekuatan militer Israel dan Iran. 

POS KUPANG.COM -- Konflik panas antara Irael dan Iran terus berlanjut setelah negeri Persia itu menduh Israel dalang dalam insiden Nuklir Natanz

Pemerintah Iran pun mengancam akan membalas setiap aksi Israel. Bila ini benar terjadi, maka kemungkinan perang antara kedua negara bakal pecah di kawasan Timur Tengah

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif , menuding musuh bebuyutannya Israel berada di balik insiden di situs nuklir Natanz pada hari Minggu dan mengancam akan membalas dendam.

Melansir Reuters, Senin (12/4), Otoritas Iran menggambarkan insiden sehari sebelumnya itu sebagai tindakan terorisme nuklir dan mengatakan Teheran berhak mengambil tindakan terhadap para pelakunya.

Baca juga: Sosok Ini Kegirangan Kali Ini Ramadhan Tanpa FPI: Kalau Mau Jujur, Mestinya Sudah Dilarang Dari Dulu

Baca juga: HEBATNYA Pesawat Baru Israel, Bisa Hancurkan Iran Sekejap, Inilah Oron Dilengkapi Kecerdasan Buatan

Baca juga: Kekuatiran Amerika Makin Besar Agresi China ke Taiawan,Gedung Putih Soroti Kemungkinan Baku Hantam

Iran dan sejumlah negara kekuatan dunia mengadakan pembicaraan konstruktif pekan lalu yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 dengan Teheran yang ditinggalkan Washington tiga tahun lalu.

“Zionis ingin membalas dendam karena kemajuan kami dalam cara mencabut sanksi ... mereka secara terbuka mengatakan bahwa mereka tidak akan mengizinkan ini. Tapi kami akan membalas dendam kami dari Zionis, ”kata Zarif.

Sejumlah media Israel yang mengutip sumber-sumber intelijen mengatakan bahwa mata-mata Mossad Israel berhasil melakukan operasi sabotase di situs Natanz.

Aksi itu berpotensi menghentikan pekerjaan pengayaan di sana selama berbulan-bulan. Sejauh ini Israel belum mengomentari insiden ini.

Situs pengayaan uranium Natanz , sebagian besar berada di bawah tanah, merupakan salah satu dari beberapa fasilitas Iran yang dipantau oleh inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA), pengawas nuklir PBB.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh mengatakan pada konferensi pers pada hari Senin bahwa insiden Natanz dapat dianggap sebagai tindakan terhadap kemanusiaan. Kendati demikian, ia menambahkan bahwa insiden itu tidak menimbulkan kontaminasi atau korban.

"Pakar nuklir kami sedang menilai kerusakan tetapi saya dapat meyakinkan Anda bahwa Iran akan mengganti sentrifugal pengayaan uranium yang rusak di Natanz dengan yang canggih," kata Khatibzadeh.

Seorang pejabat senior administrasi AS mengatakan Washington tidak terlibat dalam insiden tersebut. "Kami tidak menambahkan spekulasi tentang penyebabnya," kata pejabat itu.

Sebagian artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Iran tuding Israel berada di balik insiden nuklir Natanz dan akan membalasnya 

Editor: Alfred Dama
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved