Breaking News:

Ramadan 2021

Hari Ini Pemantau Hilal Dari Kota Kupang Tak Terlihat

pengamat dari Kanwil Kementerian Agama NTT, melakukan pemantauan hilal dari hotel Aston, Kota Kupang, Senin 12 April 2021

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Irfan Hoi
Proses pengamatan hilal di hotel Aston, Kupang 

POS-KUPANG.COM | KUPANG-Tim pengamat dari stasiun Geofisika BMKG Kupang dan juga tim pengamat dari Kanwil Kementerian Agama NTT, melakukan pemantauan hilal dari hotel Aston, Kota Kupang, Senin 12 April 2021.

Hasil pengamatan, diketahui posisi bulan berada di sebelah kiri atas matahari dengan tinggi 3 derajat, 14 menit 10 detik.

" Sebelum dilakukan pengamatan, kami melakukan pencarian data, dimana di lokasi ini, didapatkan bahwa, itjimah itu berada pada jam 10, 30 menit Wita. Waktu terbenam matahari pada pukul 17, 59 menit, 28 detik," jelas Kepala Stasiun Geofisika Kupang BMKG NTT Margiono,S.Si.

Ia menjelaskan, ajhimut matahari berada pada 278 derajat, 49 menit, 23 detik, sedangkan ajhimut bulan pada posisi 277 derajat, 27 menit, 19 detik. Hal ini menunjukan hilal hanya terlihat sekitar 0.13 persen.

Baca juga: Bupati Djafar Serahkan Bantuan Bagi warga Pulau Ende Korban Siklon Tropis Seroja

Baca juga: 156 KK di Desa Surunumbeng Kabupaten Mabar Terima BLT DD Tahap 1 Tahun 2021

Dikatakannya, waktu antara matahari terbenam dengan bulan terbenam mempunyai waktu yang cukup banyak yakni 16 menit, namun karena faktor awan juga menyebabkan bulan terlihat samar.

"Sejak melakukan pengamatan dari pukul 15.00 sampai pukul 18.10, mungkin kita putuskan, memang kedua tim tidak menemukan hilal. Artinya hilal tidak teramati, walapun sepertinya ada merekam adanya hilal," urainya.

Keputusan tersebut di ambil oleh pihaknya usai berdiskusi bersama tim pengamat dari kanwil Agama NTT. Dalam perekaman, kata dia, memang kedua tim merekam adanya hilal, namun usai difilter juga ditemukan banyak gambar menyerupai hasil rekaman tersebut.

"Jadi kita putuskan itu bukan hilal, artinya hilal tidak bisa amati oleh kami di sini," ujarnya.

Baca juga: Ketat Prokes, Umat Muslim Bisa Jalankan Shalat Tarawih di Masjid

Baca juga: Bencana Siklon Seroja NTT Tidak Perlu Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Senada, Bimas Islam dari Kanwil Kementrian Agama NTT, Haji Husen Anwar juga mengatakan, hasil amatan hari ini tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh pihaknya.

"Dibawah dua pun tidak kelihatan, masih samar-samar," sebutnya.

Anwar menegaskan, laporan dari pengamatan hilal di kota Kupang tidak diketahui adanya penampakan hilal, namun pada titik amatan lainnya, dimungkinkan terlihat.

Ia juga menyampaikan, sidang isbat penentuan 1 Ramadan 1442 Hijriah akan di lakukan malam ini. Pihaknya, tidak bisa memastikan penetapan tersebut lantaran hasil amatan nihil. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Berita Ramadan 2021

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved