Breaking News:

BPJS Kesehatan Hanya Verifikasi Klaim Pelayanan Covid-19, Pembayaran ke Kementerian Kesehatan

BPJS Kesehatan Hanya Verifikasi Klaim Pelayanan Covid-19, Pembayaran Langsung Kementerian Kesehatan

POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Kepala Dinas Kesehatan Sumba Barat yang juga adalah jubir covid-19 Sumba Batat, drg.Bonar B.Sinaga, Direktur RSUD Sumba Barat, dokter Ando Saragih dan Kepala BJPS Kesehatan Sumba Barat, Eka Pristiwati Suryaningrum sdg memberikan keterangan pers terkait pembiayaan pasien covid-19 Sumba Barat sebagaimana berlangsung di Dinas Kesehatan Sumba Barat belum lama ini. 

BPJS Kesehatan Hanya Verifikasi Klaim Pelayanan Covid-19, Pembayaran Langsung Kementerian Kesehatan

POS-KUPANG.COM |WAIKABUBAK - Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, Eka Pristiwati Suryaningrum mengatakan sesuai surat Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Nomor S.22/MENKO/PMK/III/2020 tentang Penugasan Khusus dimana pemerintah memberikan penugasan khusus kepada BPJS Kesehatan untuk melakukan verifikasi terhadap klaim pelayanan kesehatan akibat Covid-19 di rumah sakit.

Dengan demikian, ia menegaskan tugas BPJS Kesehatan hanya melakukan verifikasi terhadap klaim pelayanan kesehatan akibat coronavirus disease 2019 ( Covid-19). Sedangkan pembayaran klaim tersebut oleh Kementerian Kesehatan.

Demikian penegasan Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, Eka Pristiwati Suryaningrum ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Dinas P dan K Ende Himpun Dana BOS Miliarran Rupiah, Kepala SD Takut Bersuara

Baca juga: KSP TLM Beri Bantuan Warga Korban Bencana dengan Bahan Bangunan dan Beras

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Eka Pristiwati Suryaningrum lebih lanjut menjelaskan tentang alur pengajuan klaim covid-19 sebagai berikut berawal dari rumah sakit mengajukan permohonan klaim melalui email ke direktur jenderal pelayanan kesehatan melalui direktur pelayanan kesehatan rujukan kementerian kesehatan dengan tembusan ke BPJS Kesehatan untuk verifikasi dan Dinas Kesehatan.

Selanjutnya BPJS Kesehatan melakukan verifikasi terhadap klaim sesuai ketentuan petunjuk teknis klaim penggantian biaya perawatan. Setelah selesai melakukan verifikasi, BPJS Kesehatan menerbitkan berita acara verifikasi pembayaran tagihan klaim pelayanan kepada kementerian kesehatan.

Baca juga: Aksi Brigif 21 Komodo Distribusikan Bantuan Bagi Korban Bencana Seroja di Kabupaten Kupang

Baca juga: Pertamina Peduli Turun Langsung ke Pulau-Pulau di Nusa Tenggara Timur

Menurutnya, BPJS Kesehatan hanya diberi waktu tujuh hari kerja dalam proses verifikasi klaim tersebut. Selanjutnya, setelah diserahkan berita acara verifikasi, Kementerian Kesehatan akan membayarkan klaim kepada rumah sakit. Biaya klaim akan ditransfer ke rekening instansi pemohon dalam hal ini rumah sakit bersangkutan.

Baginya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) merupakan bencana alam yang melanda seluruh bangsa di dunia yang merenggut nyawa manusia. Karena itu, pemerintah republik indonesia telah menetapkan kasus covid-19 sebagai wabah atau kejadian luar biasa (KLB). Berdasarkan penetapan status KLB tersebut, pembiayaan pelayanan kesehatan akibat virus corona dibebankan kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan.

Hal itu diperkuat dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ MENKES/104/2020 tentang penetapan infeksi corona virus sebagai Penyakit dapat menimbulkan wabah dan penanggulangannya yang diteken Menteri Kesehatan pada tanggal 4 Februari 2020

Segala bentuk pembiayaan dalam rangka penanggulangan sebagaimana dimaksud dibebankan pada anggaran Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah dan/atau sumber dana lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Berita Kabupaten Sumba Barat

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved