Breaking News:

Bencana Alam NTT

Wakapolres Yance Terharu dan Menangis Saat Gendong Bayi Korban Meninggal Banjir Adonara, Sedih

Wakapolres Flores Timur, Kompol Yance Seran langsung prihatin dan sedih usai mendengar laporan anggotanya kalau ada bayi perempua

PK/RIS
Wakapolres Flotim, Kompol Yance Seran sedang menggendong bayi perempuan guna diantar kepada keluarga.       3 Lampiran    

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA-Wakapolres Flores Timur, Kompol Yance Seran langsung prihatin dan sedih usai mendengar laporan anggotanya kalau ada bayi perempuan ditemukan meninggal dunia di kali Waiwerang saat pencarian oleh Tim Lanal Maumere dan Koramil Adonara, Rabu (7/4/2021) pagi.

Yance yang sedang berada di Polsek Adonara Timur melaksanakan tugas kemanusian bersama anggota langsung menuju ke Puskesmas Waiwerang dengan sepeda motor.

Tiba di puskesmas, ia langsung bertemu keluarga dan memberikan penguatan.

Usai jasad dimandikan dan dibungkus dengan kain Polisi Yance yang menjabat sebagai Wakapolres Flotim mengantar bayi perempuan yang menjadi korban banjir bandang di Pulau Adonara.

Ia menggendong sang bayi dan berjalan kaki menyebrang kali karena jembatan penyebrangan ambruk.

Ia melewati batu dan lumpur serta jembatan darurat membawa jasad bayi kepada keluarga yang menunggu di sebrang kali guna membawa korban ke Witihama untuk proses pemakaman.

Wakapolres Yance memakai pakaian dinas melewati kali dengan berjalan kaki sambil gendong jenasah bayi yang ditutup dengan kain sarung. Ia lalu menyerahkan jenasah bayi kepada keluarga korban yang sudah menunggu. 

Kepada Wakapolres Yance mengatakan, jenasah itu ditemukan oleh tim pencari. Di mana bayi perempuan ini ditemukan saat tersangkut di kayu yang ada di Kali Waimerang. 

Kemudian jenasah itu dibawah ke Puskesmas Waiwerang. 

"Saat ditemukan, jenasah itu wajahnya sudah hancur. Namun masih ada anting di telinga. Awalnya jenasah itu tidak dikenal oleh orang. Namun penemuan jenasah ini sampai beredar di masyarakat. Keluarga korban yang mengetahui itu langsung menemui saya di Polsek Adonara Timur. Keluarga korban yang mengetahuinya langsung datang lapor ke saya dan saya langsung bersama keluarga ke Puskesmas Waiwerang,"ujarnya.

Baca juga: Polda NTT Terjunkan 6 Anjing Pelacak Cari Jenazah Korban Bencana di Flotim dan Lembata

Ia menjelaskan, ia langsung mengantar jenazah kepada keluarga korban.

"Saya sempat terharu dan menangis saat menggendong bayi itu karena saya merasa prihatin. Bayi itu tidak tahu apa-apa. Dia korban bencana. Bayi itu tidak berdosa. Empat hari baru jenasah bayi ini ditemukan. Saya sedih sekali. Makanya saya langsung gendong itu bayi dan antar sendiri kepada keluarganya," kata Wakapolres Yance.(ris)

Wakapolres Flotim, Kompol Yance Seran sedang menggendong bayi perempuan guna diantar kepada keluarga.
 
 
 
3 Lampiran 
 
Wakapolres Flotim, Kompol Yance Seran sedang menggendong bayi perempuan guna diantar kepada keluarga.      

Baca juga: Pelatih Anyar Dragan Janjikan Laga PSIS vs PSM Makassar di 8 Besar Piala Menpora Cantik, Strategi

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved