Breaking News:

Bencana Alam NTT

Reruntuhan Longsor Waimatan Mulai Dibongkar, 3 Jenazah Ditemukan

Proses pencarian korban hilang akibat banjir Ile Ape terus dilakukan Personil Basarnas, Personil Polres Lembata

POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo
Proses pencarian korban hilang akibat banjir Ile Ape terus dilakukan Personil Basarnas, Personil Polres Lembata, Anggota Kodim 1624 Flotim-Lembata, BPBD Kabupaten Lembata dan para relawan, Rabu (7/4/2021). 

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA-Proses pencarian korban hilang akibat banjir Ile Ape terus dilakukan Personil Basarnas, Personil Polres Lembata, Anggota Kodim 1624 Flotim-Lembata, BPBD Kabupaten Lembata dan para relawan, Rabu (7/4/2021).

Di desa Waimatan, Kecamatan Ile Ape Timur, satu alat excavator akhirnya bisa digunakan untuk membongkar reruntuhan dan bebatuan besar yang mengubur sebagian pemukiman warga tersebut.

Hasilnya, menjelang sore, tiga jenazah berhasil dievakuasi dari dalam reruntuhan longsor dan langsung dibawa ke RSUD Lewoleba.

Selain di desa Waimatan, 1 korban meninggal dunia juga ditemukan di desa Amakaka, 1 korban meninggal dunia ditemukan warga di Waiau, wilayah tanjung dan 1 korban ditemukan di pesisir desa Balauring, Kecamatan Omesuri.

Baca juga: Siap-siap Ditangkap Polisi Jika Naikan Harga Bahan Bangunan dan BBM

Baca juga: Gubernur Viktor Laiskodat Pastikan Kunjungan Presiden Jokowi ke Adonara dan Lembata

BPBD Kabupaten Lembata melaporkan saat ini sudah 36 korban ditemukan meninggal dunia, 35 korban masih dinyatakan hilang, dan 49 orang menderita luka-luka dan sedang dirawat.

Pemerintah Kabupaten Lembata sudah menetapkan status tanggap darurat bencana mulai tanggal 4-17 April 2021. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lembata Sipri Meru berujar proses pencarian korban hilang mulai dilakukan dengan alat excavator yang ada.  (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Berita Bencana Alam di NTT

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved