Breaking News:

Karang Taruna Desa Golo Bilas Kabupaten Mabar Kembangkan Tanaman Hidroponik

pelatihan budidaya tanaman hidroponik yang dinilai menjadi solusi utama dalam memenuhi kebutuhan sayuran di Labuan Bajo.

Dokumentasi Divisi Komunikasi Publik BPOLBF untuk POS-KUPANG.COM.
Green House Tanaman Hidroponik milik Kelompok Karang Taruna Desa Golo Bilas, Kabupaten Manggarai Barat.  

Karang Taruna Desa Golo Bilas Kabupaten Mabar Kembangkan Tanaman Hidroponik

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO -- Karang Taruna Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), mulai mengembangkan tanaman hidroponik, Rabu 7 April 2021.

Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Desa Golo Bilas memanfaatkan budidaya tanaman hidroponik menggunakan lahan tidur di desa, sebagai media baru dalam menananam segala jenis sayuran.

Bekerjasama dengan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Kelompok Karang Taruna Tunas Muda Golo Bilas mendapatkan pelatihan serta pendampingan terkait budidaya tanaman hidroponik yang dinilai menjadi solusi utama dalam memenuhi kebutuhan sayuran di Labuan Bajo.

Selama ini komoditi sayuran lebih banyak dipasok dari luar wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

Ketua Kelompok Karang Taruna Tunas Muda Desa Golo Bilas, Muhammad Rusli menyampaikan, pengetahuan tentang tata cara membudidayakan tanaman hidroponik yang diperoleh selama masa pelatihan dan bimbingan merupakan ilmu baru yang sangat perlu dipraktekan di tengah masyarakat. 

Baca juga: Kampung Tangguh Nusantara di Desa Siru Kabupaten Manggarai Barat Diresmikan 

Baca juga: Bagi ASN di Kabupaten Manggarai Barat, Edi Endi Wacanakan 3 Perbup

Selain metode penanaman yang modern, tanaman hidroponik mampu dikembangkan di lahan yang tergolong sempit.

"Saat pelatihan kita dapat ilmu baru terkait budidaya hidroponik, sebelumnya kita tidak tau sama sekali soal ini. Dengan adanya pelatihan kemarin itu kami dapat ilmu baru terkait mulai dari proses pembenihan sampai ke cara pemasangan pipa terus sampai pada campuran nutrisi sayurannya, termasuk cara memindahkan ke wadahnya itu," ujar Rusli dalam siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM.

Rusli menjabarkan, pelatihan yang dimulai dari tanggal 29 Maret hingga 2 April 2021 ini banyak dimanfaatkan kelompok Karang Taruna Tunas Muda untuk mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh. 

Hingga saat ini, kelompoknya telah menyelesaikan proses pembenihan tanaman hinggah proses pemasangan jaringan pipa. Jenis sayuran yang ditanam yakni kangkung, pokcay dan samhong.

Baca juga: Bupati Kabupaten Manggarai Barat Pakai Tongkat Komando, Pakar : Tidak Ada Aturan

Baca juga: BI NTT Seminar Edukasi QRIS di Kabupaten Manggarai Barat

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved