Breaking News:

Buka Pelatihan Daily Routine K13 Bupati Don: Membunuh Rasa Ingin Tahu Anak Dosa Besar

Buka Pelatihan Daily Routine K13, Bupati Nagekeo: Membunuh Rasa Ingin Tahu Anak, Itu Dosa Besar

ISTIMEWA
Bupati Don membuka kegiatan Pelatihan Daily Routine Integrasi Kurikulum 13 dan Pembuatan APE bagi guru PAUD Boawae di Aula Hotel Pepita, Mbay, Rabu (7/4/2021). 

Turut hadir pada kesempatan tersebut diantatanya Bunda PAUD Nagekeo dr. Eduarda Yayik Prawita Gati, Manager Plan PIA Flores Kabupaten Nagekeo Eka Hadiyanto bersama jajaran, Tim Fasilitator dari pihak  Akademisi STKIP Nusa Bunga Flores, Yohana Yuniati dan Maria Gabriela Winda Astuti, Tim  Assesor PAUD Maria Pajo dan Clementina Yulita Sina, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Khusus Layanan Khusus pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo Severinus Meo.

Kegiatan pelatihan tersebut terselenggara atas kerjasama antara Yayasan Plan Internasional Indonesia dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo.

Baca juga: Warga Diaspora Flotim Jabodetabek Galang Bantuan untuk Korban Badai di Adonara Flores Timur

Manager Plan Kabupaten Nagekeo, Eka Hadiyanto mengatakan bahwa, pelatihan ini adalah pelatihan tahap kedua karena elatihan sebelumnya diselenggarakan di tempat yang sama tanggal 24-27 Maret 2021 dengan peserta 47 orang dari 25 PAUD dan 14 Desa yang semuanya dari Kecamatan Keo Tengah.

Sedangkan pelatihan hari ini diikuti oleh 24 peserta dari 12 PAUD dan 9 desa dari Kecamatan Boawae.
Untuk Kecamatan Aesesa dan Aesesa Selatan sudah dilakukan 2 tahun yang lalu dan akan di refresh lagi.  Dengan demikian, total 44 desa dampingan Plan Internasional hampir semua PAUD sudah dilatih.

Harapan kedepannya, bagaimana para peserta yang pernah mengikuti pelatihan tersebut dapat memperluas jangakauan melalui posyandu.

Baca juga: Pemuda Bluwa Lewoleba Gali Liang Lahat untuk Korban Banjir Ile Ape, Sedih

"Tugas bapak dan ibu mendorong kader-kader posyandu untuk mempraktekan dan memperluas jangkauan itu melalui posyandu. Bagaimana semua anak-anak yang ada di dusun-dusun bisa akses ke pos PAUD tidak hanya anak anak yang berada dipusat desa," ujarnya.

Sementara itu, Bunda Paud Nagekeo, dr. Eduarda Yayik Prawita Gati pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa berbicara soal pendidikan dan perkembangan anak itu adalah sebuah seni.

“Sebagain besar pendidikan dan perkembangan anak dititipkan pada bapak ibu sekalian. Nah, apa yang harus kita buat karena kita punya tanggung jawab untuk membentuk mereka, dan sebagian tanggung jawab orang tua ada di pundak bapak ibu," ungkapnya. 

"Harapan kita adalah anak-anak akan menjadi generasi manusia masa depan yang mampu bersaing dengan negara lain," harapnya.

Lebih lanjut bunda paud mengajak kepada para guru PUUD, mulai sedini mungkin, anak diajarkan bagaimana menciptakan sesuatu yang berguna bagi dirinya, keluarga dan masyarakat. Sebab hal itu akan terbawa terus. Kalau belajar membaca sesuatu dan bisa menyajikan apa yang tersirat dari yang tersurat dan bisa membuat teori baru, menganalisa dan membuat sesuatu akan terbawa secara sistematis dalam cara berpikirnya. 

Halaman
12
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved