Breaking News:

Bencana Alam NTT

Di Kota Kupang, Korban Badai Seroja Minta Pemerintah Suplai Makanan Bergizi Balita & Ibu Menyusui

Warga Kelapa Lima, Kota Kupang yang terdampak badai Siklon Tropis Seroja pada Minggu (4/4) meminta pemerintah segera mensuplai b

POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Situasi warga di kamp pengungsian SDI Oesapa, Rabu 7 April 2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Warga Kelapa Lima, Kota Kupang yang terdampak badai Siklon Tropis Seroja pada Minggu (4/4) meminta pemerintah segera mensuplai bantua makanan gizi tambahan bagi belita dan ibu menyusui.

Permintaan ini disampaikan Linda warga RT/05, RW/02, Kelurahan Kelapa Lima yang saat ini sedang berada di posco pengungsian SDI Oesapa, Rabu (7/4) 

Kepada Pos-Kupang.Com, Linda mengatakan bahwa, hingga saat ini mereka belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, khususnya tambahan makanan bergizi bagi anak-anak balita maupun ibu menyusui.

"Hingga saat ini kami belum mendapatkan bantuan tambahan makanan bergizi seperti susu dan lain-lainnya bagi anak-anak dan ibu menyusui yang ada di lokasi kamp pengungsian ini," ungkap Linda

Menurut dia, bantuan atau perhatian saat ini dari pemerintah bagi mereka yang berada di Camp tersebut hanyalah tempat berteduh denngan pelayanan kesehatan dari pihak kesehatan.

Dia menambahkan bahwa, saat ini dirinya maupun kelurga lain belum bisa untuk kembali ke rumah, karena rumah mereka dalam keadaan rusak berat akibat hantaman angin kencang disertai hujan beberapa hari lalu.

"Kami belum dapat kembali ke rumah, apabila kami kembali saat ini, kami bingung ingin berteduh dimana, sedangkan keadaan rumah kami masih hancur," kata dia

Baca juga: Warga di Pesisir Kota Kupang Mengungsi 10 Km ke Arah Jembatan Petuk Akibat Isu Tsunami

Yuni warga lainnya mengungkapkan bahwa, pelayanan sampai saat ini di posco pengungsian sangat baik. Namun mereka bosan berlama-lama di kamp pengungsian karena keterbatasan kebutuhan bagi anak-anak seperti pempers dan lain-lain.

Baca juga: Kota Kupang Resmi Tetapkan Status Darurat Bencana 14 Hari Ke Depan

Yuni juga menyampaikan bahwa, saat mereka berada di lokasi kamp tersebut, pihak pemerintah belum sempat mengunjungi mereka, hanya pemerintah memberikan tempat untuk mereka berteduh sementara hingga situasi normal kembali.

Lebih lanjutnya, dia menyampaikan agar pemerintah dapat segera memperhatikan kerusakan rumah mereka yang saat ini tidak dapat ditempati lagi, supaya mereka dapat kembali ke rumahnya masing-masing.

Informasi yang dihimpun dilokasi kamp pengungsian bahwa, saat ini jumlah warga yang mengungsi di kamp tersebut berjumlah 130 lebih jiwa dari 32 kepala keluarga.

Baca juga: Isu Tsunami, Ratusan Warga Pasir Panjang Kota Kupang Mengungsi ke Bukit, Kaki Terluka Tertusuk Duri

Situasi warga di kamp pengungsian SDI Oesapa, Rabu 7 April 2021
Situasi warga di kamp pengungsian SDI Oesapa, Rabu 7 April 2021 (POS-KUPANG.COM/RAY REBON)
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved