Breaking News:

Bencana Alam NTT

Bencana Terjadi Silih Berganti, Kota Kupang Tetapkan Darurat Bencana

Bencana alam yang terjadi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur sejak beberapa minggu terkahir menyebabkan berbagai sektor lumpuh

Bencana Terjadi Silih Berganti, Kota Kupang Tetapkan Darurat Bencana
POS-KUPANG.COM//Irfan Hoi
Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Kupang, Maxi J D Didok

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Bencana alam yang terjadi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur sejak beberapa minggu terkahir menyebabkan berbagai sektor lumpuh dan kehidupan masyarakat nyaris tidak berjalan normal.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Kupang, Maxi J D Didok, mengatakan, dalam rapat hari ini rumah jabatan sekretaris daerah (sekda) kota Kupang, telah dinyatakan status darurat bencana di Kota Kupang terhitung sejak hari ini hingga 14 hari kedepan.

Maxi menerangkan, saat ini korban berjumlah 6.320  jiwa 1.224 kepala keluarga yang tersebar di hampir 10 tempat pengungsian sehingga dengan adanya penetapan masa tanggap darurat maka anggaran bencana di kota Kupang tahun 2021 sebesar 5 miliar dapat digunakan.

Baca juga: Kisah Korban Banjir di Bena TTS, Gendong Anak Sambil Berjalan Di Dalam Air Setinggi Dada

Baca juga: Renungan Harian Katolik, Senin 5 April 2021: LAWAN HOAKS

"Korban mengungsi 803 jiwa, korban meninggal 1 orang dan 7 orang luka berat, dan kalau masa tanggap darurat ini belum seelsai, kami akan perpanjang lagi satu Minggu kedepan" ujar Maxi, Selasa 6 April 2021.

Ia menjelaskan, saat ini laporan kerusakan sebanyak 1264 rumah dengan total kerugian mencapai 47 miliar lebih. Untuk penanganan saat ini, pihaknya masih melakukan evakuasi dan pembersihan di jalan-jalan utama agar membuka dan memperlancar akses.

Baca juga: Kerusakkan Pasca Banjir di Adonara Masih Menumpuk dan Belum Digusur, Ini Kendalanya

Baca juga: Menteri Sosial RI Tiba di Waiwerang Posko Pengungsian Dibangun dan Siap Drop Bantuan  Darurat

Selain membuka jalur utama, BPBD bersama pihak terkait juga sedang melakukan penanganan terhadap para pengungsi yang berada di 10 titik.

" Kami siapkan makan minumnya, selimut, tikar dan lain sebagainya. Kami akan upayakan di pengungsi. Kami juga siapkan surat untuk Bulog, PLN dan Telkom untuk menyiapkan bantuan di dapur umum" jelasnya.

BPBD bersama stakhokdernya mulai besok akan membuka dapur umum di titik pengungsian dan melibatkan semua personil dari unsur BPBD, Tagana, medis dan pihak terkait lainnya.

Ia menambahkan, data yang dihimpun oleh BPBD masih belum pasti dan berpotensi terjadi penambahan korban dan kerusakan akibat bencana ini. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Berita Bencana Alam di NTT

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved