Banjir Bandang Adonara

Pantau Lokasi Bencana Adonara, Rombongan BNPB Bergerak ke Adonara Flores Timur Lewat Jalur Darat

Terkendala masalah cuaca, Rombangan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menempuh jalur darat. Kepala BNPB, Doni Monardo

Editor: John Taena

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Terkendala masalah cuaca, Rombongan Kepala Badan Nasional

Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menempuh jalur darat. 

Kepala BNPB, Doni Monardo yang dijadwalkan akan memantau lokasi banjir bandang di Adonara,

Kabupaten Flores terpaksa menempuh jalur darat bersama rombongannya. https://youtu.be/NgJH3PVPyNA

Hal ini dilakukan setelah rombongan tiba di Bandara Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin

5 April 2021.

Baca juga: Update Korban Banjir Bandang Adonara Flores Timur, Basarnas: 69 Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Rombongan BNPB akan melanjutkan perjalanan dari Maumere ke Larantuka melalui jalur darat.

Hal ini dipilih Doni dan rombongan setelah terkendala cuaca di NTT yang berakibat pesawat

dilarang terbang.

"Seharusnya sekarang akan terbang lagi ke Larantuka setelah refueling. Namun, cuaca di

Larantuka tidak memungkinkan.

Sehingga kami putuskan menggunakan rute jalur darat," kata Doni di Bandara Maumere NTT,

seperti dikutip rilis BNPB, Senin.

Baca juga: Kepala BNPB Doni Monardo Tinjau Lokasi Banjir Bandang dan Longsor Adonara Flores Timur, NTT

Berdasarkan rilis, Doni beserta rombongan akan menempuh perjalanan darat selama lebih kurang

tiga hingga lima jam, tergantung kondisi jalan dan cuaca.

Tak hanya itu, perjalanan juga masih akan menempuh kendala yakni penyeberangan laut menuju

Pulau Adonara.

Sebab, menurut informasi dari otoritas pelabuhan penyeberangan setempat, cuaca buruk masih

berpotensi terjadi.

Hal ini menyebabkan pelayaran belum sepenuhnya dapat dijalankan.

Baca juga: NTT Diterpa Musibah Bertubi: Banjir, Pohon Tumbang, Kapal Tenggelam, Lahar Dingin & Listrik Padam

 Doni mengatakan, pihaknya tetap memastikan akan datang ke lokasi bencana banjir dan longsor

di Flores Timur, dengan menunggu kepastian cuaca dari otoritas.

"Penyeberangan akan melihat situasi apakah masih bisa menyeberang hari atau tidak. Kalau tidak,

maka kami akan menunggu sampai cuaca bagus," ucapnya.

Jenis bantuan Tiba di Maumere, Doni beserta rombongan membawa beberapa bantuan yang akan

diserahkan ke korban bencana.

Adapun rincian jenis bantuan yang dibawa di antaranya makanan siap saji sebanyak 1.002 paket,

makanan tambahan gizi 1.002 paket, makanan lauk pauk 1.002 paket, selimut 3.000 lembar,

sarung 2.000 lembar, alat tes cepat antigen 10.000 unit, masker kain 1.000 lembar dan masker

medis 1.000 lembar.

"Bersama dengan pesawat juga ada barang-barang logistik yang dibutuhkan seperti selimut,

makanan siap saji hingga obat-obatan," ujar Doni.

Baca juga: Anggota Fraksi PKS DPR RI Diinstruksikan Potong Gaji Bantu Korban Banjir Bandang di NTT dan NTB

Turut bersama rombongan BNPB, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Anggota DPD RI Yorrys

Raweyai dan Angelius Wake Koko, dan Perwakilan Kementerian/Lembaga terkait.

Berdasarkan laporan terkini BNPB, banjir bandang yang terjadi di Flores Timur, Minggu 4 April

2021 telah memakan korban sebanyak 44 orang meninggal dunia, 26 orang hilang, dan 9 orang

luka-luka.

Selain itu, 80 KK terdampak dan 256 jiwa mengungsi di Balai Desa Nelemawangi.

Data mengenai para korban dan masyarakat terdampak dapat berubah mengikuti perkembangan

di lapangan.

Lebih lanjut, untuk kerugian materiil yang dilaporkan meliputi 17 unit rumah hanyut, 60 unit rumah

terendam lumpur, 5 jembatan putus, puluhan rumah terendam banjir di Kecamatan Adonara Barat

dan ruas jalan Waiwadan-Danibao dan Numindanibao terputus di empat titik. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terkendala Cuaca, Rombongan BNPB Bergerak ke Lokasi Bencana NTT Lewat Jalur Darat"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved