Breaking News:

Tunggu Kapolri di Gerbang Polda NTT, Aktivis PMKRI Kupang Minta Copot Kapolres Manggarai Barat

Aktivis PMKRI itu membentangkan spanduk menghadap gerbang keluar Mapolda NTT. Spanduk itu bertuliskan "Copot Kapolres Mabar". 

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Aktivis PMKRI Kupang membentang spanduk di depan Gerbang Mapolda NTT menuntut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Manggarai Barat, Sabtu, 3 April 2021. 

Tunggu Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Gerbang Polda NTT, Aktivis PMKRI Kupang Minta Copot Kapolres Manggarai Barat

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Aktivis PMKRI Cabang Kupang meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Manggarai Barat AKBP Bambang Hari Wibowo. 

Permintaan itu disampaikan saat menggelar aksi spontan di depan gerbang keluar Mapolda NTT di Jalan Soeharto Kelurahan Naikoten Kecamatan Kota Raja Kupang saat kunjungan kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kupang, Sabtu 3 April 2021 siang.

Aktivis PMKRI itu membentangkan spanduk menghadap gerbang keluar Mapolda NTT. Spanduk itu bertuliskan "Copot Kapolres Mabar". 

Presidium Germas PMKRI Kupang, Rino Sola menyebut pihaknya meminta Kapolri mencopot Kapolres Manggarai Barat karena tidak merepresentasikan semangat Presisi yang dicanangkan Kapolri.

Baca juga: Pantau Perayaan Paskah di Gereja St. Yoseph, Kapolri : NTT Menjadi Contoh Dalam Kerukunan Beragama

Baca juga: Kapolri Pastikan Keamanan Ibadah Paskah di NTT, Romo Amance : Polri Ada Untuk Semua Agama 

Hal itu, kata Rino Sola, terlihat dalam tindakan Kapolres  AKBP Bambang Hari Wibowo yang diduga melakukan intimidasi kepada Ketua PMKRI Ruteng Hendrikus Mandela belum lama ini. 

Menurutnya, Kapolres gagal menginterpretasikan semangat Presisi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo karena dugaan tindakan intimidasi terhadap ketua PMKRI Ruteng merupakan perbuatan yang jauh dari profesionalisme POLRI. 

Perbuatan itu, kata dia, juga bisa menjadi preseden buruk bagi institusi kepolisian dalam menyelesaikan suatu masalah serta bisa menjadi batu sandungan bagi institusi kepolisian dalam mereformasi pelayanan di dalam tubuh Polri.

"PMKRI sangat menyayangkan dugaan tindakan tidak bermoral tersebut dan Kapolres gagal merepresentasikan semangat Kapolri yaitu perubahan sistem dan  metode organisasi yang jauh dari profesionalisme Polri," ujar Rino. 

Baca juga: Dikunjungi Kapolri, Pastor dan Umat Paroki Santo Yosef Kupang Sampaikan Ucapan Terima Kasih  

Baca juga: Lakukan Kunjungan Kerja Ke Mapolda NTT, Kapolri Bersama Istri Dikalungkan Kain Tenun Khas NTT

Presidium Pendidikan dan Kaderisasi PMKRI Kupang, Robert Dagul menambahkan, aksi spontan tersebut juga dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada PMKRI Ruteng atas dugaan tindakan intimidasi oleh Kapolres Mabar terhadap Ketua PMKRI sebagai simbol organisasi

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved