Breaking News:

Ulah Jokowi Mania Keterlaluan, Pasca Gugatan Moeldoko Cs Ditolak, Langsung Desak AHY 'Sembah" Jokowi

Sampai saat ini kontroversial di tubuh Partai Demokrat masih menjadi bahan pergunjingan hangat di kalangan publik Tanah Air.

Editor: Frans Krowin
Tribun medan
Jhoni Allen marbun dan kawan-kawan dalam KLB Demokrat di Deli Serdang 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Saat ini kontroversial di tubuh Partai Demokrat masih menjadi bahan pergunjingan hangat di kalangan publik Tanah Air.

Dinamika yang terjadi di partai tersebut kini mulai menyeret nama sejumlah pihak.

Relawan pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi Mania, juga angkat bicara terkait keputusan pemerintah menolak KSP Moeldoko tersebut.

Moeldoko merupakan Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara belum lama ini.

Pasca KLB Deli Serdang tersebut, pengurus Demokrat versi KLB lantas mengajukan pengesahkan ke Kementerian Hukum dan HAM.

Baca juga: Ali Ngabalin Ungkap Kondisi Terkini Moeldoko Pasca Pemerintah Tolak KLB Demokrat, Kabar Baik Atau?

Baca juga: AHY Puas, Pemerintah Tak Akui Moeldoko: Sudah Saya Bilang, Saya Ketua Umum Partai Demokrat Yang Sah

Sayangnya, permohonan pengesahan pengurus Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang, Sumatera Utara yang diajukan Jhoni Allen Marbun Cs itu ditolak oleh Menteri Hukum dan HAM, Yassona Laoly.

Ketua Jokowi Mania atau Joman, Immanuel Ebenezer alias Noel mengatakan, dengan ditolaknya hasil KLB Deli Serdang, harusnya kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) segera meminta maaf.

AHY harus cepat minta maaf karena sebelumnya kubu AHY menyeret-menyeret Presiden Jokowi sejak konflik partai Demokrat itu bergulir.

"Malu dan harusnya minta maaf. Sudah teriak teriak ke sana kemari. Tuduh dan main fitnah akhirnya semua terang benderang ketika pemerintah menyatakan partai Demokrat versi KLB tidak bisa disahkan," kata Noel kepada Tribunnews. com, Kamis 1 April 2021.

Sebagai anak muda yang memimpin partai, AHY, kata Noel harus bersikap gentleman.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved