Ramadan 2021

Sahkah Puasa Ramadan Ketika Tidak Sahur dan Lupa Baca Niat? Simak Penjelasan Ulama

Sahkah puasa Ramadan ketika tidak sahur dan lupa baca niat? Simak penjelasan ulama

Editor: Adiana Ahmad
Sahkah Puasa Ramadan Ketika Tidak Sahur dan Lupa Baca Niat? Simak Penjelasan Ulama 

Sahkah Puasa Ramadan Ketika Tidak Sahur dan Lupa Baca Niat? Simak Penjelasan Ulama

POS-KUOPANG.COM- Sahkah Puasa Ketika Tidak Sahur dan Lupa Baca Niat? Simak Penjelasan Ulama

Ramadan 2021 tinggal menghitung hari. Ibadah Puasa merupakan salah satu amalan wajib di bulan suci Ramadan. 

Nah ada beberapa hal terkait Puasa Ramadan yang wajib diketahui.

Mulai dari niat membaca puasa Ramadan hingga sahur dan tata cara ibadah sunnah lainnya.

Khusus untuk Puasan Ramadan wajib hukumnya membaca niat puasa. Niat puasa dibaca pada malam hari. 

Baca juga: Mau Ganti Puasa,Tapi Lupa Jumlah Utang Puasa Ramadan,Apa yang Harus Dilakukan?Simak Penjelasan Ustaz

Baca juga: Jelang Ramadan 2021, Simak 12 Bukti Amalan Bulan Ramadan Diterima,Mudah Bersyukur & Takut pada Allah

Bagaimana jika lupa baca niat puasa dan lupa sahur? Masih sahkah Puasa Ramadan?

Ustaz Satibi Darwis dalam ceramah yang diunggah Tribunnews.com berjudul "Kapan Niat Puasa Ramadan Dilakukan? Malam Hari, Siang Hari, dan Bolehkah Satu Bulan" pada 21 April 2020 menjelaskan hal tersebut.

Terdapat dua pandangan tentang membaca niat puasa Ramadhan.

Pertama, pendapat madzhab Maliki, Syafi'i, dan Hambali. Menurut 3 madzhab tersebut, umat Muslim diwajibkan membaca niat puasa Ramadhan pada malam hari.

Apabila tidak membaca niat, maka puasa tidak sah, karena Puasa Ramadhan adalah puasa wajib.

"Oleh karenanya, memang ulama ada dua pandangan. Pertama jumhur ulama dari Maliki, Syafi'i, dan Hambali bahwa niat puasa bulan Ramadan itu pada waktu malam hari."

"Jadi, wajib niatnya itu di malam hari. Dan ini berdasarkan hadis nabi. 'Siapa yang tidak berniat sebelum fajar maka tidak sah puasanya'," jelas Ustaz Satibi Darwis.

Sementara pendapat kedua, dari mazhab Hanafi.

Menurut mazhab Hanafi, umat Muslim boleh mengucapkan niat puasa Ramadan setelah fajar hingga pertengahan siang hari.

Baca juga: Simak Kata Mutiara Ramadan 2021 dan Quotes untuk Menyambut Ramadan 1442 Hijriyah

Baca juga: Penentuan Awal Ramadan 2021, Kemenag Gelar Sidang Isbat Secara Daring dan Luring 12 April 2021

"Pandangan yang kedua yaitu dari mazhab Hanafi, bahwa niat puasa Ramadan itu boleh setelah fajar sampai pertengahan siang hari dan mereka mengambil firman Allah di dalam surah Al-Baqarah ayat 187," katanya.

Lantas bagaimana yang bisa jadi acuan?

Ustaz Satibi Darwis menjelaskan pandangan yang bisa menjadi acuan adalah membaca niat puasa pada malam hari, sebagai tanda kehati-hatian.

"Namun pandangan yang benar, itulah pandangan jumhur bahwa untuk puasa Ramadan kita harus berniat di waktu malam hari," tandas dia.

Lantas bagaimana jika lupa membaca niat puasa Ramadhan saat malam hari?

Ustaz Satibi Darwis menjelaskan, menurut mazhab Maliki, agar tidak lupa membaca niat puasa, maka membaca niat puasa Ramadan sekali saja di awal bulan.

"Lalu bagaimana antisipasi takutnya kita kadang-kadang kelupaan untuk berniat di malam hari?"

"Maka dari itu kami mengajak, ada solusi, yang mana ini menjadi pandangan mazhab Maliki, bahwa kita boleh berniat untuk satu bulan penuh bulan Ramadhan untuk berpuasa dan sekali niatnya. Yaitu di awal Ramadhan."

"Maka pandangan ini sebagai persiapan kita ataupun sebagai jaga-jaga agar kita kalau memang khilaf dan lupa, kita sudah berniat di awal Ramadhan."

"Karena dalam mazhab Maliki kita boleh berniat satu bulan penuh di awal Ramadhan, sehingga untuk hari berikutnya kalau kita tidak berniat, tidak ada masalah," beber Ustaz Satibi Darwis.

Bacaan niat puasa Ramadan sebulan penuh

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ كله ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri ramadhaana kullihi lillaahi ta’aalaa

Artinya: "Aku niat berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala."

Bacaan niat puasa Ramadan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.

Artinya: “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala.”

Hukum Sahur

Sementara para ulama sepakat bahwa sahur hukumnya sunnah, karena dapat memperkuat dalam menjalani ibadah puasa.

Rasulullah bersabda sebagaimana yang diriwayatkan dari Anas bin Malik:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

Artinya: “Sahurlah kalian semua. Sesungguhnya sahur itu mengandung keberkahan.” (HR Bukhari: 1923).

Berita terkait Ramadan 2021
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Tidak Sahur dan Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan, Apakah Puasa Masih Sah? Ini Penjelasan Ulama

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved