Breaking News:

Ibadah Jumat Agung di Gereja Katedral Kristus Raja ,  Ritual Cium Salib Diganti Penghormatan Salib  

Ibadah Jumat Agung berlangsung khusuk di Gereja Katedral Kristus Raja Kupang, Keuskupan Agung Kupang, Jumat (2/4) siang. Ibadah kedua yang dilaksanaka

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Umat Katolik saat ritual penghormatan salib dalam ibadah kedua Jumat Agung di Gereja Katedral Kupang pada Jumat (2/4) siang.    

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM  | KUPANG -- Ibadah Jumat Agung berlangsung khusuk di Gereja Katedral Kristus Raja Kupang, Keuskupan Agung Kupang, Jumat (2/4) siang. Ibadah kedua yang dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat itu dihadiri umat Katolik di paroki itu. 

Berbeda dengan ibadah Jumat Agung seperti biasanya, ritual cium salib setelah doa permohonan tidak dilakukan dan diganti dengan penghormatan salib.

Umat yang hadir tidak diperkenankan mencium salib yang ditahtakan di lorong gereja. Umat hanya diperkenankan melakukan penghormatan dengan berlutut di depan salib. 

RD. Dionisius Manikin usai ibadah Jumat Agung menjelaskan, ritual cium salib diganti dengan penghormatan salib untuk menghindari kontak antara umat dan salib. Dalam masa pandemi, kata dia, Paroki Katedral Kristus Raja Kupang memperketat protokol kesehatan dalam ibadah dan misa di gereja itu. 

"Ini memang ritual cium salib diganti dengan penghormatan salib untuk menghindari kontak," ujar RD Dionisius Manikin kepada POS-KUPANG.COM. 

Selain hal tersebut, kata dia, pihak Paroki Katedral Kristus Raja Kupang juga mewajibkan umat yang datang untuk mengikuti ibadah untuk selalu memakai masker dan menjaga jarak. 

Pihak Paroki menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk kompleks gereja serta melakukan pemeriksaan suhu bagi umat yang datang. Paroki juga menambah jumlah ibadah untuk mengurai kepadatan umat saat ibadah selama pekan suci baik dari Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Kudus hingga Minggu Paskah. 

Baca juga: Polsek di TTS Tak Penuhi Kriteria Tangani Penyidikan Kasus, Ini Alasannya

Bahkan kata dia, ibadah untuk Jumat Agung yang biasanya dilaksanakan 2 kali ditambah menjadi 3 kali. Demikian pula pada Sabtu Kudus ibadah dijadwalkan 3 kali serta Minggu Paskah menjadi 8 kali.

Misa Sabtu Kudus atau Malam Paskah akan dilaksanakan yakni misa pertama pada pukul 17.00 Wita (jam 5), pukul 19.00 Wita (jam 7) dan misa ketiga pada pukul 21.00 Wita (jam 9). 

"Seluruh umat diharapkan tetap melaksanakan protokol kesehatan selama tri hari suci sesuai jadwal yang dibuat," pungkas dia. 

Pelaksanaan ibadah Jumat Agung dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat dengan pembatasan umat dan pengaturan jarak. Selama ibadah, umat tampak khusuk meski duduk dengan aturan jarak antar orang sekira 1 meter. 

Ibadah Jumat Agung di Gereja Katedral Kristus Raja Kupang dilaksanakan tiga kali yakni ibadah pertama pukul 09.00 Wita dipimpin oleh RD. Guido Umbu Yerni, ibadah kedua pukul 12.00 Wita oleh RD. Dionisius Manikin dan ibadah ketiga pukul 15.00 Wita oleh RD. Abdus Nuban. (hh)

Baca juga: Tim Maung Bandung Tak Remehkan Lawan, Ini Strategi Persib Saat Bentrok Persiraja Banda Aceh, Info

Umat Katolik saat ritual penghormatan salib dalam ibadah kedua Jumat Agung di Gereja Katedral Kupang pada Jumat (2/4) siang. 

 
Umat Katolik saat ritual penghormatan salib dalam ibadah kedua Jumat Agung di Gereja Katedral Kupang pada Jumat (2/4) siang.    (POS-KUPANG.COM/RYAN NONG)
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved