Breaking News:

Ali Ngabalin Ungkap Kondisi Terkini Moeldoko Pasca Pemerintah Tolak KLB Demokrat, Kabar Baik Atau?

Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah menolak kepengurusan Partai Demokran versi KLB.

Tribunnews.com
Kolase Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ali Mochtar Ngabalin. Ali Ngabalin mengungkapkan Moeldoko baik-baik saja pasca keputusan pemerintah tolak KLB Demokrat di Deli Serdang. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah menolak kepengurusan Partai Demokran versi KLB.

Sikap tegas pemerintah tersebut sudah diumumkan oleh Menteri Hukum dan HAM, Yassona Laoly. Lantas seperti apa kondisi Moeldoko saat ini?

Untuk diketahui, Moeldoko merupakan Kepala Staf Presiden (KSP), yang juga Ketua Umum Partai Demokrat yang dipilih secara aklamasi saat KLB Deli Serdang beberapa waktu lalu.

KLB Deli Serdang itu menuai kontroversial. Sebab kegiatannya diselenggarakan manakala Partai Demokrat telah memiliki Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono.

Baca juga: AHY Puas, Pemerintah Tak Akui Moeldoko: Sudah Saya Bilang, Saya Ketua Umum Partai Demokrat Yang Sah

Baca juga: Daripada Galau Tak Diterima Demokrat, Lebih Baik Moeldoko Bergabung ke PBR Demi Kesejahteraan Rakyat

KLB Deli Serdang juga disebut sebagai kudeta kepemimpinan yang dilakukan Moeldoko terhadap Agus Harimurti Yudhoyono.

Namun setelah KLB terselenggara dengan menghasilkan kepengurusan baru Partai Demokrat, pemerintah justeru menolak kehadirannya lantaran tak memenuhi aturan sebagaimana yang diharapkan. 

Pasca penolakan itu, Moeldoko langsung menjadi sorotan. Nitizen mempertanyakan keadaannya lantaran ambisinya menguasai Partai Demokrat ternyata dianulir Menkumham,Yassona Laoly.

Kondisi terkini Moeldoko selaku Kepala Staf Presiden (KSP) itu, akhirnya diungkapkan oleh koleganya, Ali Mochtar Ngabalin.

Ali Ngabalin tak hanya menyampaikan kondisi terkini Moeldoko tetapi juga memperingatkan Susilo Bambang Yudhonoyo (SBY) tentang hal ini.

Terlihat jelas, betapa Ali Ngabalin cenderung membela mantan Panglima TNI, Moeldoko supaya tidak lagi disinggung-singgung  oleh SBY.

Halaman
1234
Editor: Frans Krowin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved