Breaking News:

Salam Pos Kupang

Jadikan Limbah Bernilai Produktif

LIMBAH tak bisa dilepas-pisahkan dari kehidupan manusia. Dimana manusia bermukim dan beraktivitas, disanalah pasti ada berbagai jenis limbah

Jadikan Limbah Bernilai Produktif
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - LIMBAH tak bisa dilepas-pisahkan dari kehidupan manusia. Dimana manusia bermukim dan beraktivitas, disanalah pasti ada berbagai jenis limbah yang dihasilkan. Sebab limbah merupakan buangan yang dihasilkan dari proses produksi yang dilakukan manusia, baik rumah tangga maupun industri dan pertambangan.

Ada sampah. Ada yang berupa cairan seperti air buangan dari kakus, sisa produksi tempe dan tahu serta industri lainnya. Ada juga yang berupa gas dan debu, tergantung dari jenis industri yang memproduksi limbah tersebut.

Selain limbah rumah tangga, ada juga yang dinamakan limbah B3 (bahan beracun dan berbahaya). Limbah jenis ini mengandung zat beracun dan berbahaya sehingga secara langsung maupun tidak langsung dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan dan mengancam kelangsungan hidup manusia serta organisme lainnya. Sebagai contoh limbah medis, limbah pertambangan dan perusahaan industri lainnya.

Baca juga: Pembinaan Kerukunan Umat Beragama, Kodim 1604/Kupang Wujudkan Persatuan

Dan, karena dampaknya yang terakhir ini -merusak lingkungan dan ekosistem lainnya, mengganggu kesehatan dan mengancam kelangsungan hidup manusia -maka tidak heran kalau selama ini limbah selalu dikaitkan dengan hal-hal bersifat negatif. Jauh dari hal positif bagi kehidupan manusia dan lingkungan sekitar.

Dan, karena itu pulalah pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup serta badan lingkungan hidup yang ada di daerah sangat ketat dalam memberikan restu atau izin melaksanakan suatu kegiatan atau usaha yang berkaitan dengan industri. Usaha atau kegiatan apapun yang bisa menghasilkan limbah harus disertai dengan hasil kajian berupa amdal (analisa masalah dan dampak lingkungan). Tanpa itu tidak bisa dilakukan.

Baca juga: Tradisi Unik Perayaan Paskah di Seluruh Dunia dari Vatikan Hingga Negara Australia

Kini, pola berpikir atau mindset limbah sebagai hal yang menakutkan bagi kelangsungan hidup manusia dan lingkungan harus diubah menjadi hal yang produktif bagi manusia dan lingkungan. Untuk mengubah pola berpikir atau mindset itu memang bukan pekerjaan gampang. Butuh inovasi baru. Dan hal terpenting adalah terus mencari dan belajar dari orang lain.

Apa yang dikatakan ini bukan tanpa bukti. Manajemen PT PLN UPK Flores sudah melakukan terobosan mengubah faba atau limbah batu bara di PLTU Ropa untuk kesejahteraan masyarakat.

Limbah batu bara tersebut diolah menjadi material bangunan, yakni batako. Batako tersebut akan digunakan untuk membangun rumah layak huni, bedah rumah tidak layak huni bagi masyarakat miskin serta pembagunan rumah -rumah ibadah.

Walaupun inovasi itu baru dimulai Maret 2020 setelah ribuan ton limbah batu baru sudah diangkut ke Jawa sejak berdirinya PLTU Ropa tahun 2012 lalu, tapi kita patut memberi apresiasi kepada manajemen PT PLN UPK Flores yang sudah melakukan inovasi.

Kita tentu berharap inovasi yang dilakukan manajemen PT PLN UPK Flores bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain, dalam usaha industri lain yang menghasilkan limbah. Saatnya mengubah mindset tentang limbah. Jangan menganggap limbah sebagai hal menakutkan tapi produktif. *

Baca Salam Pos Kupang

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved