Breaking News:

Berita Belu Bersinar

Pemkab Belu Berupaya Turunkan Prosentase Stunting, Saat Ini Masih 21,1 Persen,Tekan Hingga18 Persen

Penjabat Bupati Belu, Drs. Zakarias Moruk, MM saat membuka kegiatan penyusunan rencana kegiatan dan program penurunan stunting terintegrasi tingkat Ka

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
Pemkab Belu Berupaya Turunkan Prosentase Stunting, Saat Ini Masih 21,1 Persen,Tekan Hingga18 Persen
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
BUKA KEGIATAN---Penjabat Bupati Belu, Drs. Zakarias Moruk, MM saat membuka kegiatan penyusunan rencana kegiatan dan program penurunan stunting terintegrasi tingkat Kabupaten Belu di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (30/3/2021)

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Pemerintah Kabupaten Belu terus berupaya untuk menurunkan prosentase stunting di kabupaten tersebut. 

Saat ini prosentase stunting di Kabupaten Belu masih 21,1 persen. Pemerintah menargetkan tahun 2023 bisa menurun sampai 18 persen.

Hal ini disampaikan Penjabat Bupati Belu, Drs. Zakarias Moruk, MM saat membuka kegiatan penyusunan rencana kegiatan dan program penurunan stunting terintegrasi tingkat Kabupaten Belu. Kegiatan dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Selasa (30/3/2021).

Kegiatan dihadiri Plt. Kadis Kesehatan Kabupaten Belu, Florianus Nahak, para camat, kepala puskesmas serta kepala desa dan lurah. 

Penjabat Bupati Belu mengatakan, sesuai data yang ada, angka stunting di Kabupaten Belu periode 2020 mencapai 24 persen dan berhasil ditekan hingga 21,1 persen di tahun 2021. Kondisi ini merupakan hasil kerja keras dari semua pemangku kepentingan di Kabupaten Belu.

"Kita sebelumnya sampai 24 persen tapi puji Tuhan karena kerja keras dari teman-teman, di tahun 2021 ini bisa turun menjadi 21,2 persen", ungkap Zaka Moruk.

Kaban Keuangan Provinsi NTT ini mengungkapkan, Pemerintah Provinsi NTT menyambut baik kegiatan penyusunan rencana dan program penurunan stunting terintegrasi tingkat Kabupaten Belu. Karena upaya ini memberikan kontribusi positif untuk penurunan stunting tingkat provinsi. 

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan tekad pemerintah provinsi di masa kepemimpinan Gubernur Vicktor Bungtilu Laiskodat. 

Lebih lanjut Zaka Moruk mengatakan, tahun 2018 yang merupaka tahun pertama kepemimpin Gubernur Vicktor, angka stunting di NTT mencapai 42 persen. Selama dua tahun turun menjadi 28 persen untuk tingkat provinsi. Pemprov menargetkan tahun 2023 turun menjadi 12 persen sedangkan Kabupaten Belu ditargetkan 18 persen.  

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved