Breaking News:

Dukung Program Camat Magepanda Hadirkan Pangan Lokal di Lokasi Wisata

Pangan lokal yang disiapkan seperti pisang, ubi, jagung, nasi bambu dan makanan lokal yang layak dikonsumsi warga jika mengunjungi obyek wisata.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
istimewa
Diki Raja, anggota DPRD Sikk 

Dukung Program Camat Magepanda Hadirkan Pangan Lokal di Lokasi Wisata

POS-KUPANG.COM| MAUMERE--Benediktur Lukas Raja alias Diki Raja, anggota DPRD Sikka mengapresiasi langkah Camat Magepanda yang kini turun ke desa-desa di Kecamatan Magepanda guna mensosialiasikan pangan lokal hadir di obyek wisata.

Program Camat Magepanda itu sebagai pemulihan ekonomi warga di masa pandemi. Dengan kehadiran pangan lokal yang disiapkan warga di tempat wisata pantai yang ada di Magepanda maka akan membantu warga.

“Saya dukung dan apresiasi apa yang dilakukan Camat Magepanda soal pangan lokal seperti pisang, ubi, kelapa muda, nasi bambu dan aneka pangan lokal harus dijual warga di lokasi wisata yang ada di Magepanda. Saya kira ini langkah cepat dan harus didukung oleh dinas teknis. Bila perlu ada keputusan pemerintah mewajibkan semua destinasi harus menyiapkan pangan lokal. Bagi saya kalau program ini jalan maka ekonomi warga akan terbantu. Di desa ada pisang, ada ubi dan jagung dan kelapa muda. Potensi di desa harus diangkat dan kita harus segera memulai menyiapkan tempat-tempat agar pangan lokal kita dibeli. Langkah Camat Magepanda meminta warga menyiapkan dan menjual pangan lokal di tempat wisata saya dukung dan perlu didukung juga oleh dinas teknis,” tegas Diki yang dihubungi POS-KUPANG.COM di Magepanda, Jumat 26 Maret 2021) 

Ia menjelaskan, pemerintah kini sedang berjuang melakukan pemulihan ekonomi warga sehingga langkah konkrit menghadirkan pangan lokal di obyek wisata sangat bagus dan luar biasa.

Sebelumnya, Camat Magepanda, Yosephus Desidaerius Parera kini tengah melakukan sosialiasi dan mengajak warganya menghadirkan pangan lokal di obyek wisata yang selalu dikunjungi warga setiap pekan.

Pangan lokal yang disiapkan seperti pisang, ubi, jagung, nasi bambu dan makanan lokal yang layak dikonsumsi warga jika mengunjungi obyek wisata.

Dengan menghidupkan pangan lokal yang sudah dimilikki warga maka program pemulihan ekonomi warga di masa pandemi bisa berjalan.

Selain itu, warga bisa dipacu dan diberdayakan mengolah pangan lokal menjadi makanan yang bergizi.

Camat Magepanda kepada POS-KUPANG.COM di Magepanda, Rabu 24 Maret 2021 siang menjelaskan, pangan lokal yang ada di masyarakat telah ada tinggal didorong agar bisa dijadikan potensi yang membangkit ekonomi.

“Maka itu, saya mulai sosialisasi kepada warga agar di lokasi wisata ada pangan lokal yang disiapkan agar bisa dibeli warga kalau berekreasi. Kita menyiapkan makanan lokal sehingga pengunjung tahu kalau kita berekreasi mau cari makan tidak susah lagi,” kata Camat Magepanda.

Ia mengungkapkan, banyak obyek wisata di Magepanda yang setiap pekan dan hari libur menjadi tempat yang ramai. Oleh karena itu, warga diminta menangkap peluang dengan menyiapkan pangan lokal di tempat wisata.

Baca juga: Anggota DPRD Sikka Ini Bantu Meteran di Rumah Warga Kurang Mampu

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Sikka, Us Bapa : Bendungan Napun Gete Harus Bermanfaat Bagi Warga

Baca juga: Anggota DPRD Sikka Frans Bari Minta Pemerintah Bangun Bronjong di Kali Wajo, Ini ALasannya

“Kalau ada pisang diolah menjadi keripik dan pisang goreng serta pisau rebus. Ada kelapa muda silahkan jual dan siapkan juga jagung rebus. Bila perlu nasi bambu pun disiapkan. Saya yakin pasti ada pembelinya,” papar Camat Magepanda.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved