Breaking News:

Berita Kupang Hari ini

Tahun Ini Pemkot Kupang Kembali Percantik Wajah Kota, Alokasi Bantuan Dana APBN

pembangunan tahap 2 ini akan dititik beratkan pada penataan Koridor Pedestrian Bundaran dan Gerbang Kota. Untuk itu pihaknya mendorong agar pemerintah

Editor: Ferry Ndoen
Doc PROKOMPIM KOTA 
RAPAT -- Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore hadir dalam rapat akselerasi pengembangan Kota Kupang tahap 2 yang dipimpin oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nai Soi di Ruang Rapat Wakil Gubernur NTT, Rabu, (24/3).  

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore hadir dalam rapat akselerasi pengembangan Kota Kupang tahap 2 yang dipimpin oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nai Soi di Ruang Rapat Wakil Gubernur NTT, Rabu, (24/3).

Pertemuan tersebut dilaksanakan untuk membahas akselerasi rencana pengembangan Kota Kupang tahap ke 2, dimana penataan mencakup drainase, trotoar, tiga lokasi bundaran juga empat gerbang masuk Kota Kupang.

Turut hadir Kasubdit Perencanaan Teknis Direktorat Pengembangan Kawasan Pemukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Kusuma Wardhani, Perencana Program Akselerasi Pengembangan Kota Kupang Andi Siswanto, Kepala BPJN X Kupang, Muktar Napitupulu.

Kasubdit Perencanaan Teknis Direktorat Pengembangan Kawasan Pemukiman Kementerian  PUPR RI, Kusuma Wardhani, dalam rapat tersebut mengatakan pembangunan tahap 2 ini akan dititik beratkan pada penataan Koridor Pedestrian Bundaran dan Gerbang Kota. Untuk itu pihaknya mendorong agar pemerintah daerah segera menyelesaikan beberapa kendala yang menghambat pembangunan Koridor Frans Seda dan permasalahan PKL di Kawasan Kelapa Lima (depan Hotel Aston). 

Menurutnya, perlu komitmen pemerintah Kota Kupang dibantu Pemerintah Provinsi untuk menyelesaikannya sesegera mungkin. Termasuk beberapa hal yang mengemuka untuk diupayakan solusinya seperti lebar eksisting pedestrian, penanaman pohon di area/lahan eksisting pedestrian serta masalah pengaturan lalu lintas dan lahan parkir di Bundaran Tirosa (Termasuk Parkiran).

Kusuma Wardani atau Nani juga menjelaskan bahwa Kota Kupang mendapatkan perhatian lagi dikarenakan Kota Kupang dalam proses penataan kota sehingga menjadi perhatian khusus pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR RI. 

Menurutnya, dengan kawasan yang lebih luas, Kota Kupang akan menjadi pilot project untuk pengembangan kota-kota lainnya di Indonesia. Untuk itu, ia menambahkan bahwa pengembangan Kota Kupang tahap satu menjadi perhatian penting karena akan menjadi acuan untuk pengembangan kota tahap dua.

Kepala BPJN X Kupang, Muktar Napitupulu, dalam kesempatan itu juga mengusulkan agar ada standar desain yang kompatibel dengan rencana pengembangan kota yaitu desain ideal yang bisa dikerjakan dengan memperhatikan analisis perkotaan untuk mewujudkan Kota Kupang sebagai kota pengembangan premium.

Wakil Gubernur NTT, Josef Nai Soi menyambut hangat upaya penataan wajah Kota Kupang sebagai ibu kota Provinsi. Dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat ini, menurutnya, Kota Kupang akan lebih menunjukkan kharismanya sebagai ibu kota provinsi dengan adanya penataan kota tahap kedua ini. Secara khusus Wagub Nai Soi juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah pusat.

"saya berterima kasih kepada Presiden Jokowi, melalui Kementerian PUPR RI yang sudah membantu kami untuk menata Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi  ini menjadi lebih baik dan juga membantu penataan destinasi wisata di Labuan Bajo", katanya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved