Breaking News:

Franchice Ilegal Nasi Kulit Hadir di Kota Kupang

Warnanya paduan merah, putih, hijau dan abu-abu yang dilengkapi dengan lampu-lampu. 

POS-KUPANG.COM/PAUL BURIN
Empat orang owner Rumah Makan Ilegal Nasi Kulit bersama karyawan usai pemberkatan gedung oleh Romo Rudy Tjung Lake, Pr, Rabu (24/32021). Usai pemberkatan gedung dilanjutkan dengan pengguntingan pita tanda rumah makan ini mulai beroperasi. 

Franchice Ilegal Nasi Kulit Hadir di Kupang

POS-KUPANG.COM|KUPANG – Empat orang anak muda  milenial sepakat menghadirkan Franchise Ilegal Nasi Kulit  di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hari Kamis 25 Maret 2021  pukul 09.00 Wita, rumah makan ini akan dibuka untuk umum.

Mereka memilih lokasi yang sungguh strategis, yakni di Jalan Timor Raya, Nomor 109 A berdampingan dengan  Dealer Mobil Honda Kupang atau persis di depan Gereja Galet Kupang. 

Keempat anak muda  yang merupakan pasangan suami istri dan kakak beradik kandung dari garis laki-laki  ini, yakni  Andrew Chandra, Dian Mayasari,  Kevin Chandra dan  Jessica Chandra.

Di sela-sela pemberkatan gedung oleh Romo Rudy Tjung Lake, Pr, Rabu 24 Maret 2021, satu di antara owner Andrew Chandra,  mengatakan, konsep yang diusung Ilegal Nasi Kulit adalah konsep-konsep  terkini.

Interiornya senyaman mungkin, dilengkapi dengan air condition (AC) dan free wifi. Ada ruang indoor yang ditata sungguh menarik. Warnanya paduan merah, putih, hijau dan abu-abu yang dilengkapi dengan lampu-lampu.  Sedangkan outdoor  akan segera hadir dengan panorama yang memberi kesan elegan.  

Ruangan Ilegal Nasi Kulit juga dikemas dengan menarik sehingga cocok bagi Kaum Ilegal, sebutan untuk costomer untuk bisa melakukan swafoto maupun foto bersama. Intinya kata Andrew,
hospitality menjadi  kunci dari usaha franchise ini.

Menurut Andrew, usaha ini berjalan di tengah pandemi Covid-19. Karena itu, untuk menarik minat Kaum Ilegal, kemasan menu dan pola-pola interior dibuat lebih khas dan hits selain harga menu yang sangat terjangkau.

Slogan yang merupakan hastag Ilegal Nasi Kulit, yakni Satu Saja ga Cukup, Perlu Tambah Dua Porsi Nasi Lagi. 

Tentang nama Rumah Makan  Ilegal Nasi Kulit, owner Jassica Chandra mengatakan, awalnya ketika franchise ini berdiri di Surabaya bernama NKRI (Nasi Kulit Rego Irit) atau nasi kulit dengan biaya atau harga yang murah. 

Halaman
12
Penulis: Paul Burin
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved