Berita Ngada Terkini
Di Ngada, Bupati dan Wakil Bupati Serta Pimpinan OPD Disuntik Vaksin Sinovac
Bupati Ngada, Paru Andreas dan Wakil Bupati Ngada, Raymundus Bena bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menerima vaksin sinovac ole
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM | BAJAWA-Bupati Ngada, Paru Andreas dan Wakil Bupati Ngada, Raymundus Bena bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menerima vaksin sinovac oleh petugas kesehatan setempat di Aula Setda Ngada, Kamis (18/3/2021).
Berdasarkan pantauan yang dilakukan Pos Kupang, sebelum disuntik vaksin, kedua pemimpin bersama pimpinan OPD menjalani pemeriksaan kesehatan seperti pemeriksaan suhu tubuh, dan screening oleh petugas.
Setelah semua tahapan dilaksanakan, kedua pemimpin bersama dengan pimpinan OPD disuntik vaksin sinovac.
Usai divaksin sinovac, Bupati Ngada, Paru Andreas mengatakan bahwa vaksin sangat penting untuk diberikan kepada masyarakat agar dapat mencegah penyebaran virus corona (covid-19) selain melalui penegakan protokol kesehatan.
Untuk itu, Bupati Andreas meminta kepada seluruh masyarakat supaya bersiap-siap untuk divaksin oleh para petugas kesehatan.
"Jadi nanti tahap ketiga itu sasarannya kepada masyarakat. Oleh karena itu harus siapkan diri, karena program vaksin bertujuan untuk memutus mata rantai penularan covid," ujarnya.
Andreas juga meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program vaksinasi yang dijalankan oleh pemerintah dengan ikut divaksi oleh para petugas kesehatan.
"Sehingga program vaksin yang digalakkan oleh pemerintah bisa sukses dijalankan," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Raymundus Bena mengatakan, sebelum divaksin secara psikologis sempat terganggu karena akan ada efek ikutan setelah disuntik vaksin. Namun setelah divaksin ternyata tidak ada gejala apa-apa.
"Ketika dari meja satu, meja dua, dan meja tiga sampai pada tahap kegiatan vaksin, saya rasa biasa saja. Aman saja," ujarnya.
Mantan anggota DPRD Ngada itu meminta kepada masyarakat untuk tidak mempercayai informasi yang beredar di masyarakat terkait efek dari vaksinasi tersebut.
"Karena ini program pemerintah pusat yang sudah melalui tahapan baik itu kajian akademis maupun kajian laboratorium, jadi tidak ada alasan untuk kita tidak sukskan program ini," pungkasnya. (mm)
Baca juga: Hamili Saudara Sepupu, Alasan Takut Ketahuan Istri,Korban Hamil 7 Bulan Pun Dihabisi, SukaMain Api?
Baca juga: Prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad Bantu Masyarakat Perbaiki Jalan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/wakil-bupati-ngada-raymundus-bena-divaksin-sinovac-oleh-petug.jpg)