Breaking News:

Berita NTT Terkini

Kinerjanya Dievaluasi Kajati, Begini Tanggapan Kajari Sabu Raijua

pada tahun 2020 pihak Kejaksaan Negeri Sabu Raijua telah melakukan penyelidikan tiga perkara yaitu perkara jasa konsultasi batas desa, dana BOS dan pe

Editor: Ferry Ndoen
istimewa
Kepala Kejaksaan Negeri Sabu Raijua, Agus Kurniawan, SH, MH (istimewa) 

POS-KUPANG.COM,KUPANG- Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Dr. Yulianto, SH.MH mengatakan akan mengevaluasi kinerja Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sabu Raijua karena dinilai tak punya produk hukum. 

Menanggapi itu, Kajari Sabu Raijua, Agus Kurniawan, SH, MH membantah jika tidak memiliki produk korupsi selama tiga tahun.

 
Menurut dia, pada tahun 2020 pihak Kejaksaan Negeri Sabu Raijua telah melakukan penyelidikan tiga perkara yaitu perkara jasa konsultasi batas desa, dana BOS dan pembangunan lapangan bola kaki menggunakan dana desa.

Selain di tahun 2020, pada 2020 ini, Kejari Kabupaten Sabu Raijua juga menangani perkara Badan Informasi Geospasial (BIG) yang saat ini sudah dinaikan menjadi penyidikan.

"Berdasarkan perhitungan sementara dari internal penyidik Kejaksaan Negeri Sabu Raijua, kerugian negara dalam kasus itu sebesar Rp. 161.119.468. Kita masih menunggu penghitungan dari auditor dari BPKP Kupang, ” ujarnya kepada wartawan, Senin (15/3/2021). 

Saat ini, Kejari Sabu Raijua telah menetapkan dua tersangka pada 4 Maret 2021 lalu. Dua tersangka itu yakni, ABP (PNS pada Pemda Sabu Raijua) dan SR (PNS pada Badan Informasi Geospasial /BIG).

“Berkasnya masih kita lengkapi, dalam waktu dekat berkasnya sudah bisa dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang," tandasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)

Baca juga: Dukung Transformasi Polri Presisi, Polda NTT Gelar Donor Plasma Convalescent bagi Anggota Penyintas

Kepala Kejaksaan Negeri Sabu Raijua, Agus Kurniawan, SH, MH (istimewa)
Kepala Kejaksaan Negeri Sabu Raijua, Agus Kurniawan, SH, MH (istimewa) (istimewa)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved