Breaking News:

Opini Pos Kupang

Politik Tanpa Antiklimaks, Dramaturgi Politik di Tengah Kisruh Partai Demokrat

Politik Tanpa Antiklimaks, Dramaturgi Politik di Tengah Kisruh Partai Demokrat

Politik Tanpa Antiklimaks, Dramaturgi Politik di Tengah Kisruh Partai Demokrat
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

Politik Tanpa Antiklimaks, Dramaturgi Politik di Tengah Kisruh Partai Demokrat

Oleh : Dr. Jonas KGD Gobang,S.Fil.,M.A,Dosen Komunikasi Politik Universitas Nusa Nipa

POS-KUPANG.COM - Kongres Luar Biasa ( KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara bukanlah sebuah antiklimaks. KLB justru memicu klimaks-klimaks politik baru dalam tubuh partai politik yang dapat dipertunjukkan pada panggung politik oleh para aktor politik.

Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB tentu saja akan terus "bergerilya", mengatur strategi lebih lanjut untuk meraih pengakuan secara sah dan resmi oleh pemerintah melalui Kemenkumham RI.

Pengakuan secara sah dan resmi itu adalah klimaks baru yang sedang diperjuangkan. Klimaks politik tak berkesudahan bahkan setelah politik itu dipakai untuk meraih kekuasaan. Sejatinya politik itu tanpa antiklimaks.

Baca juga: Nyepi di Tengah Pandemi Covid-19

Boleh jadi tensi politik dapat meredah sesaat tetapi gairah untuk mencapai klimaks politik baru dapat muncul lagi seirama dengan libido dominandi (nafsu berkuasa) dalam panggung politik praktis.

Sementara itu juga Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres Jakarta, Agus Harimurti Yodhoyono ( AHY) tentu tidak tinggal diam. Termasuk SBY dan seluruh kader Partai Demokrat pasti memiliki strategi jitu dalam mempertahankan kekuasaan di tubuh Partai Demokrat.

Mereka telah datang ke Kantor Kementerian Hukum dan HAM RI, Jumat (5/3) bersama 34 DPD Demokrat dengan membawa 5 kontainer dokumen untuk meyakinkan pemerintah bahwa AHY dan kepengurusan hasil Kongres Jakarta lah yang sah sedangkan Moeldoko dan KLB Deli Serdang itu inkonstitusional, abal-abal dan tidak boleh disahkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Baca juga: IRONIS Moeldoko Laporkan Andi Mallarangeng ke Polisi Tapi Tak Berani Datangi Polda Metro Jaya, Lho?

Publik sedang menanti klimaks politik baru setelah dua kubu Partai Demokrat melancarkan berbagai strategi dan aksi politik. Sesungguhnya kondisi ini adalah sesuatu yang terjadi intrapartai dan boleh jadi dapat ditemukan jalan penyelesaian kisruh internal tersebut secara eksklusif kepartaipolitikan dalam tubuh Partai Demokrat. Tapi apa lacur, situasi terus berubah secara cepat dan dinamis.

Dinamika politik Partai Demokrat sedang berada di episentrum panggung politik tanah air. Banyak lakon dan percakapan di atas panggung politik dapat disimak publik. Boleh jadi ada drama (turgi) politik yang dimainkan menuju tahun politik 2024 nanti.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved