Komitmen Kadis Pendidikan NTT Selesaikan Masalah Lahan SMKN1 Buyasuri Lembata

belajar langsung di masyarakat tetapi itu harus diatur, karena usulan semua status tanahnya harus jelas, minimal keterangan BPM

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RICARDUS WAWO
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Linus Lusi saat berkunjung ke SMKN 1 Buyasuri, Jumat (12/3/2021).  

Komitmen Kadis Pendidikan NTT Selesaikan Masalah Lahan SMKN1 Buyasuri Lembata

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Linus Lusi, menyampaikan komitmennya menyelesaikan lahan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Buyasuri yang selama ini masih bermasalah.

"Komitmen kita, selesaikan masalah ini secepatnya supaya lab-lab bisa ada karena sekolah kejuruan itu harus ada lab dan belajar langsung di masyarakat tetapi itu harus diatur, karena usulan semua status tanahnya harus jelas, minimal keterangan BPM kalau lagi berproses, kalau belum sama sekali maka dana dikembalikan. Rugi sekali," ungkap Lusi saat berkunjung ke SMKN 1 Buyasuri pada Jumat (12/3/2021).

Terkait isu yang berkembang bahwa sekolah ini akan ditutup, dirinya menegaskan supaya para siswa maupun orang tua tidak percaya dengan isu tersebut karena baginya persoalan tanah tidak dapat menghambat aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan proses ekstrakurikuler lainnya.

"Kita akan dorong, ketemu dengan pemilik tanah. Sehingga tidak boleh ada isu bahwa sekolah ini akan ditutup," tegas putra asli Ile Ape Lembata ini.

Dia mengaku pernah menerima SMS dari pemilik tanah menceritakan semua yang terjadi namun Ia pun belum menjawab hingga saat ini.

"Karena saya harus turun langsung bersama seluruh kepala sekolah dan korwas untuk datang melihat secara langsung ternyata masalahnya ada," tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Buyasuri Fransiskus Reme, mengucapkan terimakasih atas safari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT dalam rangka restorasi pendidikan di Kabupaten Lembata. Menurutnya, sebagai kepala dinas, Linus Lusi dapat mendengar atau melihat secara langsung persoalan - persoalan di setiap sekolah yang ada di kabupaten lembata.

"Selaku kepala SMKN 1 Buyasuri, saya mengucapkan terima kasih banyak atas kehadiran bapak kadis di sekolah dan melihat secara langsung persoalan yang kami alami yaitu masalah tanah yang hingga saat ini belum diselesaikan. Dengan komitmen beliau untuk menyelesaikan  masalah tanah ini, kami pun sangat bersyukur karena persoalan ini jika terus berkepanjangan maka akan kesulitan untuk mengembangkan lembaga pendidikan secara maksimal," ungkap Frans

Fransiskus Reme berharap agar apa yang dijanjikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT bisa terealisasi secepatnya.

"Oleh karena itu, kami dari lembaga pendidikan bersama pemerintah desa setempat, komite serta orangtua wali berharap agar persoalan ini segera diselesaikan," ujarnya.

Baca juga: Wajib Tahu Moms, 12 Bahan Alami untuk Mengatasi Keputihan, Apa Saja ?

Baca juga: DPO Kasus KDRT yang Ditangkap Jaksa Tiba di NTT

Kedatangan Linus Lusi diterima oleh pihak sekolah, pemerintah desa Atulaleng, serta pengurus komite sekolah yang sempat hadir. Semua pertemuan dan acara kunjungan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved