Sekda Boni: Matim Poin Tertinggi di NTT
pelayanan publik secara nasional Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
Serahkan Sertifikat Hasil Evaluasi Pelayanan Publik 2020 Untuk Dinas Dukcapil dan DPMP2SP, Sekda Boni: Matim Poin Tertinggi di NTT
POS-KUPANG.COM | BORONG--Sekretaris Daerah (Sekda) Manggarai Timur (Matim), Ir. Boni Hasudungan Siregar, menyerahkan sertifikat hasil evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2020 kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Penanaman Modal, Perizinan dan Pelayanan Satu Pintu (DPMP2SP) Kabupaten Manggarai Timur.
Kegiatan Penyerahan sertifikat ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda Matim, Rabu (10/03/2021).
Sekda Matim Ir. Boni Hasudungan Siregar, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (11/3/2021) menjelaskan, terkait evaluasi pelayanan publik secara nasional Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melakukan evaluasi terkait pelayanan publik.
Untuk Manggarai Timur, Kata Sekda Boni, ada dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilakukan penilaian diantaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Penilaian yang diperoleh oleh kedua Dinas ini tentu sudah melakukan pelayanan kepada masyarakat secara langsung.
Sekda Boni juga mengatakan, Pemerintah Daerah Manggarai Timur bersyukur sebab indeks pelayanan dan penilaian dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.
"Kita bersyukur dari tahun ke tahun indeks pelayanan dan penilaiannya mengalami peningkatan yang sangat signifikan,"ungkapnya.
Sekda Boni juga mengatakan, ada empat kabupaten di Provinsi NTT dilakukan penilaian terhadap pelayanan kepada masyarakat salah satunya Kabupaten Manggarai Timur. Dari keempat Kabupaten itu Manggarai Timur yang mendapatkan poin tertinggi.
Dikatakan Sekda Boni, Dinas Dukcapil mendapatkan capaian yang sangat luar biasa. Targetnya ditahun yang berjalan ini peningkatan pelayanan lebih dimaksimalkan lagi baik itu fasilitas pelayanan publik maupun peningkatan sumber daya manusianya, sehingga ditahun 2021 Manggarai Timur bisa mendapatkan nilai yang lebih baik lagi.
"Kalau saya bedah dari enam indikator mulai dari kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi pengaduan dan inovasi, maka saya optimis nilainya bisa dicapai. Sebab targetnya di RPJMD nilainya A. Semoga diakhir masa jabatan bupati dan wakil bupati nanti poin A tetap kita dapat," ungkapnya.
Sementara itu, Admin Instansi Sistem Informasi Kabupaten Manggarai Timur Klaudensius K.Gadi, menyampaikan, ditengah situasi pandemi Covid-19 evaluasi pelayanan publik tahun 2020, dilakukan secara Desk Evaluation, dan secara daring melalui Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP) di Unit Penyelenggara Pelayanan Publik (UPP) kabupaten.
Baca juga: Begini Caranya Membersihkan Sisa Telur Mentah yang Tertinggal di Lantai Agar Tidak Bau Amis
Gadi menjelaskan, secara berjenjang evaluasi dilakukan oleh Tim Evaluator Provinsi Nusa Tenggara Timur yang ditugaskan oleh Kedeputian Pelayanan Publik Kemenpan-RB. Sementara tim dari kabupaten lebih banyak berperan dan memfasilitasi untuk menjaga obyektifitas penilaian. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)